Jumat, 24 Februari 2012

Kamis, 23 Februari 2012

Ceritanya itu sekitar jam 7 malem kan gue ngerjain tugas kimia terus alhamdulilah udah kejawab kecuali soal terakrhir yang agak bingung.

gue sms aja dah semua temen-temen sekelas gue nanyain itu soal, eh ujung-ujungnya Ega Mawarni nelfon gue. Waktu di telfon ngebahas soal nomor satu untuk nyamain jawaban siapa tau ada yang nyelip satu angka atau dua angka. Siapa tau aja loh ^_^

telfonannya cukup lama tapi cuma ngebahas beberapa soal krn Ega mau ngelanjutin ngerjain lagi. Saat gue cek HP, eh ada sms dari Armel katanya dia belum ngerjain, nanti agak maleman aja.

trus ada sms dari Aby yang nanyain hasil nomor 2 dan hasil gue sama dia beda. Cek lagi dan ternyata punya gue yang bener kalo hasilnya 6,6.

eh gue lupa, ini nih ada anak yang baru tobat.

Kan gue sms Asep terus nanya tugas. eh kata Asep salah alamat nanya tugas ke dia. Ya gue ceramahin aja sedikit sambil gue omelin, gue marah2in biar dia ngerjain itu tugas.

kata gue : "Nih bukannya apa sep, misalkan lo ngerti kimia, semua di kelas kita ngerti jadi waktu ulangan bisa bagi-bagi ngerjain, lo untung, semuanya untung terus bisa-bisa itu ujian cepet kelar."

terus Asep cuma ngebales iyatah, iya juga, dst terus gue rayu-rayu aja ini anak. Ya siapa tau aja soal nomor terakhir dia ngerti habisnya gue nggak ngerti soal nomor terakhir itu pake tabel apa kagak.

dan alhasil Asep kena bujuk rayu gue. Dia akhirnya nanya-nanya rumus2 kimia untuk ngejawab soal-soal itu. ya gue jawab aja pastinya dan alhamdulilah, Asep ngerti sama soal-soal itu. Kan tebakan gue itu bener, Asep itu pinter cuma males aja terus keseringan maen. Dia kan baek, termasuk rajin juga untuk anak cowok dan gue bener dah dia itu bisa ^_^

bla.... bla...bla gue smsan sama Asep sampe jam 9 malem dan itu smsan tentang soal. Walaupun angkanya beribet tapi di sms ngerti juga padahal nulisnya di sms amburadul. tau sendiri kan angka2 kimia itu beribet? wkwkwk eh alhamdulilah Asep udah selesai dan gue seneng aja sih ini anak tobat buat hari ini.

terus jam 9.15an Armel ngajak gue smsan untuk ngebahas soal dan ya sampe tengah malem ngebahas ini soal yang terakhir karena gue nemuin 2 jawaban. aneh bin aneh akhirnya sepakat buat di bahas besok pagi di sekolah. Artinya gue dateng pagi2 ke sekolah buat berdebat isian mana yang benar ^_^

eh besoknya ka gue ke kelas dan ketemu beberapa manusia di kelas gue. Ketemu Asep dan gue bilang : "Cie tobat." terus Danzen gak percaya gitu kalo Asep ngerjain sendiri, gue bilang ajalah kalo semalem itu anak-anak kelas ini pada sms-an telfonan dan cuma ngebahas tugas kimia padahal mah biasanya sms-an biasa2 aje ^_^

bla---bla---bla seisi kelas akhirnya beda-beda jwbn buat nomor terakhir karena agak ngebingungin.

intinya :

Dari jam 7 malem hari Kamis 23 Februari 2012 sampe tengah malem itu telfonan, smsan sama temen-temen sekelas gue cuma ngebahas TUGAS. Ckck anak IPA yang rajin dan parahnya satupun sms dari orang laen nggak ada yang gua bales. Ya gimana, gimana2 penting tugas gua buat saat itu. Maaf ini mah ^_^ nggak sengaja mengabaikan sejenak :)

hanah, sehari penuh dengan komunikasi soal KIMIA :) wkwk tanpa ada sms yang nanya lagi apa, ini dan itu yang nggak seberapa penting untuk nilai tugas. Gimana geh, kalo nggak ngerjain nanti nggak ngerti sama sekali dan ujung2nya nyesel nanti ^_^ tapi lucu juga sih, jarang2 gua smsan + telfonan sampe tengah malem untuk ngebahas soal, biasanya mah kalo ngebahas soal cuma sampe jam 8mlm aja nah ini tengah malem. Ckck ngantuk coy

Rabu, 15 Februari 2012

Tugas SMP kelas 7


 Iseng-iseng buka file-file lama, eh ada tugas SMP waktu kelas 7 ^_^ udah lama banget yaa ^_^ masih ada aja _-_



Nama                    :  Aula nurul ma’rifah
Kelas                     :  7a
Mata pelajaran       :  Bahasa Indonesia
Tugas                    :  Membuat karangan tentang rokok     

Ruginya merokok
         Rokok adalah sesuatu yang terdengar tidak asing lagi bagi kita, bahkan banyak yang mengonsumsinya. Memang rokok sangat mempengaruhi kesehatan pernafasan bagi kita. Yang tidak mengonsumsinyapun dapat tergangggu. Misalnya jika seseorang merokok dan kita di dekatnya, pasti kita menghirup asap tersebut yang akan membuat kita sesak nafas. Rokok dapat menyebabkan penyakit kanker bagi yang mengonsumsinya terus-menerus. Di setiap jenis rokok pasti ada larangan merokok dan akibat dari mengonsumsi rokok, tetapi hal itu bukan suatu masalah bagi para pengonsumsi rokok. Rokok telah merajalela ke mana-mana. Bukan hanya orang dewasa saja yang mengonsumsi rokok. Dikalangan remaja serta pelajarpun ada yang mengonsumsinya. Mereka mengetahui bahwa rokok sangat berbahaya bagi mereka, tetapi mereka tidak memperdulikan hal itu. Jiak telah terserang kanker, siapa yang bisa menduga jika nyawa menjadi taruhannya. Padahal yang membuat penyakit itu adalah mereka sendiri.    
         Bagi seorang yang telah lama mengonsumsi rokok, mereka sangat sulit untuk melepas kebiasaan mereka. Biasanya seorang pengonsumsi rokok sudah mengenal rokok saat mereka remaja. Mungkin ada yang bilang bahwa seseorang yang tidak merokok kurang gaul. Semua itu salah besar jika taruhannya nyawa. Entah mengapa rokok menjadi sangat penting bagi yang mengonsumsinya. Bukankah rokok sangat merugikan bagi diri sendiri, apa lagi mengganggu saluran pernafasan kita. Bagi yang tidak mengonsumsipun dapat terganggu pernafasannya karena menghirup asap rokok. Rokok dan pengonsumsinya dapat kita temui di mana-mana. Di tempat umun, di jalan dan sebagainya. Jika seseorang mengonsumsinya di tempat umum akan mengganggu orang lain yang berada di sekitarnya karena asap rokok akan menyebar.
         Bukan hanya orang dewasa saja yang mengonsumsinya. Remaja bahkan pelajarpun ada yang mengonsumsinya. Banyak kita temui seorang pelajar yang sedang merokok. Mereka merokok secara terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi. Semua orang tua pasti tidak ingin anaknya yang masih seorang pelajar merokok. Tetapi bisa saja anak melihat orang tuanya sedang merokok, lalu ia ingin mencoba dan mencicipinya. Jika sekali mencoba akan merasa suka, maka bisa saja akan terus-menerus dan manjadi kebiasaan. Ada juga yang awalnya cuma coba-coba untuk mengikuti temannya lalu terjerumus. Apa untungnya merokok?. Mungkin merokok untuk menenangkan fikiran atau untuk bersenang-senang atau ada alasan yang lain. Tidak ada untungnya merokok jika menimbulkan penyakit yang akan mempertaruhkan nyawa kita.
         Ada beberapa cara untuk menghindari rokok. Yaitu: hidup sehat, menghindari pergaulan bebas, tidak terpengaruh teman yang sedang merokok, dan sebagainya. Cara penyembuhan penyakit yang di sebabkan rokok yaitu kanker, dan  sangat sulit untuk mengobatinya. Pergaulan yang terlalu bebas akn membuat seseorang bisa mengonsumsi rokok, bahkan narkoba sekalipun. Bukankah itu sangat berbahaya. Kaberadaan rokok  mengganggu bahkan sangat mengganggu semua orang. Bagi kesehatan pengonsumsinya atau yang tidak mengonsumsinya sama sekali. ada yang menganggap bahwa rokok menimbulkan banyak jerawat. Kalau benar, betapa ruginya. Wajah bisa menjadi rusak dan penuh jerawat dan sepertinya seorang yang mengonsumsi rokok biasanya memiliki jerawat yang cukup banyak.
         Rokok sangat di angggap merugikan bagi semua orang. Yang mengonsumsi atupun yang tidak mengonsumsinya. Di mana-mana pasti kita melihat orang yang merokok. Di jalan, di pasar, dan tempat umum lainnya. Sering sekali kita batuk jika kita bertemu dengan orang yang sedang mengonsumsi rokok. Memang rokok sangat merugikan, namun semua itu bukan masalah. Bagi seorang yang sudah mengonsumsi rokok pasti akan terus mengonsumsinya. Kebiasaan merokok bisa di hilangkan. Mungkin dengan memakan sesuatu. Bisa saja permen atau lain sebagainya. Semua itu tidak akan sulit jika di jalani sungguh-sungguh. Namun bagi yang tak mau berusaha tak akan bisa.

Pilihan


Ketika kamu di hadapkan pada dua pilihan. Kamu tidak harus memilihnya. Contohnya ketika kamu harus memilih antara pikiran dan hatimu, apa yang akan kamu pilih? Hati atau logika? Entahlah, itu tergantung masing-masing individu memilihnya.

Namun, ketika kamu di hadapkan pada kenyataan yang sesungguhnya, bagaimana pun kamu harus memilihnya. Jika kamu memilih, kamu akan di anggap pintar tapi jika tidak, kamu akan di anggap penakut. Benarkah anggapan itu? Pikirkanlah.

Setiap individu tentunya berbeda-beda. Antara sifat, sikap, pemikiran, dan anggapan tentang satu pilihan. Kembali lagi pada individu itu sendiri. Hak kamu untuk memilih a or b mau itu positif atau negatif, terserah, tidak ada yang melarang.

Akan tetapi, setiap sesuatu yang kamu anggap benar, orang akan mengaggapnya salah. Mengapa begitu? Karena setiap pilihan yang di hadapkan pada diri kamu, akan ada yang menentangnya dari kedua belah pilihan. Benarkah itu? Tergantung kamu menilai tulisan ini.

Medulloblastomas VERSI gue


Tentang Medulloblastomas.

Kenapa gue bahasmedulloblastomas? Karena penyakit ini gue bahas di novel gue. Ya gimana-gimana hobby gue nulis novel, entah bagus apa jelek yang penting nulis dan alhamdulilah novel itu selesai.

Penyakit itu kan banyak, kenapa gue milih penyakit ini di novel gue? Ya karena gue maunya ini dan ya hati gue berkata penyakit ini aja.

Medulloblastomas, kalian pasti tau penyakit ini. Tentunya berhubungan dengan otak, kepala, dan kematian. Jelaslah, dari bahasa ilmiahnya aja udah ketauan geh ini salah satu jenis dari penyakit yang bersarang di otak. Jelas kan? Sisanya cari tau sendiri yak ^_^ Haha ini nih salah satu jenis kanker otak yang mematikan dan mudah-mudahan lo nggak bakal ngidap penyakit ini. Amin,

Ciri-ciri medulloblastomas nggak beda jauh sama penyakit lain pokoknya. Cari tau sendiri yak. Hahaha

Di novel yang lagi gue buat, penyakit ini nih buat gue masuk ke dalemnya. Seandainya gue jadi tokoh di novel itu, lebih baik gue cepet ke surga dah dari pada nahan penyakit yang bagi si tokoh adalah kesempurnaan hidupnya. Aneh ya, sakit parah geh di anggep sempurna. Ckck tapi-tapi yang nulis novelnya mah nggak aneh yang jelas. ^_^

Di novel gue yang lagi gue tulis itu, sebenernya inti masalah bukan pada penyakit tapi tentang kesempurnaan hidup seorang cewek yang pada akhirnya kesempurnaan itu menjadikan dia bertanya pada malaikat yang menjaga dirinya. (ngayal banget isinya)

Awalnya si tokoh nggak nggak sadar tentang ini penyakit karena dia ngira itu penyakit berhubungan dengan otaknya yang di hantuin sebuah cinta yang bertaburan di neraka. Karena si tokoh ini gue gambarin sebagai cewek yang cerdas dan sempurna di segala hal termasuk di kisah cintanya, dia meriksain diri ke dokter. Dokternya nggak lain dan nggak bukan masih ada hubungan keluarga sama ini tokoh utama. Eh ternyata dia sakit medulloblastomas dan tentunya si dokter kaget.

Dokter itu nggak nyangka seorang cewek, keponakannya sendiri sakit kayak gitu. Dari pemeriksaan wawancara kayak di semua penyakit terus mulai dah pake alat2 kedokteran kayak CT-SCAN, PET-CT, MRI dan sebagainya. Untungnya pamannya ini ngebiayain pemeriksaan dan ortunya nggak tau sama sekali tentang penyakitnya itu.

Si tokoh itu minta sama pamannya itu ngerahasiain dan ketika si tokoh di suruh menjalani pengobatan kayak brachytherapy, atau pake alat2 penunjang layak linier accelerator, dia nolak. Dia nggak bego, dia tau kalau pengobatan itu akan memakan waktu banyak dan dia mau UN. Akhirnya, dia minta waktu 1 tahun untuk menunda pengobatannya.

Nah tau kan namanya penyakit dimaa-mana itu nggak enak? Gue aja bete kalo pilek apalagi medulloblastomas? Hanah, jangan sampe dan gue kena, siapapun kena jangan sampe. Amin.

Si tokoh ini mulai ngalamin seizure. Seizure itu emang penyakit biasa aja tapi ini nih ada sebabnya. Bukan karena faktor keturunan tapi karena faktor penyakit lain yang menyebabkan seizure.

Seizure beberapa kali, kejang2 beberapa kali dan nggak ada yang tau karena si tokoh ini pinter ngendaliin keadaan saat penyakitnya nimbulin penyakit laen. Bahkan pacarnya aja nggak menyadari karena dikira seizure biasa. Dan ketika di periksain ke rumah sakit, si tokoh ini bilang baik2 aja karena memang si pacarnya itu nggak ikut masuk ke ruang dokter.

Dari seizure, pandangan dia mulai kabur, dan sakit kepala yang tadinya biasa aja mulai ngerangsang hal-hal aneh. Semakin kabur dan kadang ngeliat nggak jelas dan semakin sakit kepalanya kayak meledak. Pokoknya kalo ada kenyataan yang ngalamin penyakit ini, tabah banget.

Tapi, si tokoh ini memang cerdas di segala hal termasuk cerdas meyakinkan orang2 di sekitarnya bahwa dia baik2 saja. Dia juga mikir, kalo selesai UN, dia bakal berobat juga. Eh lama-lama pendengarannya berkurang dan dia cenderung sok cuek sama orang padahal karena dia itu nggak denger atau kurang denger.

Itu masih mending, dia kadang lola alias lemot untuk ngerespon orang. Bukan karena dia nggak mau tapi otaknya itu udah sakit. Bayangin aja, neuron-neuronnya menembak 500kali per detik. Kan parah banget tapi tetep aja, dia minta pamannya untuk diem atau dia akan mengakhiri hidupnya sendiri.

Nah nih tokoh kan sempurna banget hidupnya, punya pacar yang setia dan mereka udah pacaran 4 tahun, punya kakak yang sayang banget sama dia, punya sahabat yang ngertiin dia, dan punya bokap yang sayang sama dia terus semua temen-temen dia itu nggak ada yang benci alias suka semua sama dia. Tapi hidup tanpa masalah itu bukan hidup.

Dia punya masalah besar terhadap Tuhan dan takdirnya, terhadap Ibu dan Malaikatnya, terhadap hati dan otaknya. Ya yang jelas dia ingin menentang takdir Tuhan dimana dia di lahirkan dari rahim ibu kandungnya, dia ingin menentang semua itu. Awalnya dia nggak mau nentang takdirnya karena masih ada kakak dan ayahnya tapi semakin lama dia ingin menentang walaupun dia tahu, itu hal yang mustahil.

Dan semakin lama, dia semakin marah dengan takdir yang di gariskan Tuhan untuknya. Dia benar-benar menyalahkan takdir tapi, dia juga bersyukur Tuhan memberinya takdir untuk dicintai oleh ayah, kakak, pacar, dan tema-temannya.

Sampai suatu hari neuron-neuron di otaknya terus menembak tidak berhenti, sampai seizurenya sering kambuh, sampai pandangannya terlalu kabur, sampai suara-suara di sampingnya sulit terdengar, sampai kesempurnaan hidupnya mulai di pertanyakan pada Tuhan, sampai malaikatnya pun hanya bisa diam, sampai para peri pun hanya bisa tersenyum, dan dia mulai bertanya tentang hidupnya pada hatinya, bukan pada malaikat penjaganya.

Dan dia berharap pada Tuhan bahwa wanita yang dalam akta kelahirannya itu adalah ibu tirinya maka dia akan memafkan penderitaan batin selama 16 tahun yang dialaminya. Dia beharap, memohon, berdoa, dan meminta pada Tuhan agar wanita itu ibu tirinya namun, Tuhan tidak bisa mengabulkan karena bagaimanapun wanita itu ibu kandungnya.

Dan mulailah kesempurnaan itu hilang lagi, mulai dari cinta, pemikirannya bahkan tubuhnya. Dia merasakan hal-hal yang aneh, janji-janji yang aneh dari malaikat dan peri yang dikenalnya. Semakin aneh dan semakin aneh. Dia bertanya pada pamannya apakah penyakit itu yang menyebabkan keanehan itu namun pamannya hanya diam, dia tidak mampu menjawab. Dan si tokoh ini mengerti tentang semuanya.

Semua orang berkorban untuk kebahagiaannya, berusaha tersenyum selama 16 tahun hanya untuk dirinya, berusaha melakukan semua hal yang baik2 saja demi dirinya dan akhirnya dia tahu, semua orang terlalu baik untuknya demi menghilangkan pikirannya tentang ibu kandungnya.

Si tokoh ini banyak tau tentang ilmu kedokteran, gimana-gimana ayahnya seorang dokter dan dia juga anak yang serba ingin tahu. Sampai suatu saat dia membeli obat-obat untuk menghilangkan rasa sakit pada kepalanya yang sebenarnya obat itu akan memperparah penyakitnya.

Dia tetap seperti biasanya, tidak ada yang tahu tentang penyakitnya kecuali pamannya.

Oh iya UN dia gagal total tapi dia nggak tau kalau dia nggak lulus karena saat pengumuman, amplop nya tidak bisa dia baca sama sekali. Bahkan penglihatannya lebih parah dari sebelumnya, untung aja nggak ngalamin seizure lagi.


Nah gue nggak tau mau jelasin gimana yang jelas novel gue ini ada 171 halaman, dan jujur, gue yang nulis novelnya aja nangis karena kebawa cerita tapi, untuk bagus apa jeleknya pembaca menilai sih gue belum begitu banyak tau karena baru temen2 gue aja yang nilai.

Yang jelas endingnya dia menemui Tuhan untuk mempertanyakan takdirnya dan dia berjalan bersama malaikat penjaganya.


Sumpah ya dan jujur, udah belajar ini penyakit paleng pula, eh waktu mempelajarinya merinding pula gara-gara ngeri. Tabah banget yang ngidap penyakit ini ^_^

Tentang 8a - Kangen #Diary

Entah kenapa dan entah alesannya apa, tiba-tiba gue kangen sama anak-anak 8a.

Oke, dari beberapa tulisan gue sebelumnya memang nunjukin kalo gue sayang mereka, sayang temen-temen SMP gue ^_^ Ya gimana-gimana kelas itu memang kelas paling top dah selama hidup gue, top gilanya, top kompaknya, dan ya begitulah ^_^

Dan saat tadi di sekolah, gue lagi baca-baca novel, eh tiba-tiba inget temen lama gue, terus berlajut inget Almira temen SMP gue, terus lanjut inget Alam Firdaus, terus Mutiara Azilla, terus lanjut ke Bima Sakti, terus Annisa alias Acil, dan seluruh anak 8a.

Rasanya kangen banget apalagi kemaren ketemu Acil (Anisa), dia udah berubah nggak kayak dulu lagi. Kangen banget dan harepan gue, gue pengen ngasih sesuatu buat alumni 8a suatu hari nanti. Semoga aja.

Intinya, gue bener-bener kangen mereka, gue sayang mereka, gue kangen-kangen banget walaupun dulu di 8a ada kejadian yang buat gue bete TAPI tetep aja gue kangen. Walaupun pernah sakit hati sama seseorang di kelas itu TAPI itu kan cuma becanda. Dan yaa, sampe detik ini 8a masih di hati gue ^_^

Pulang Renang - Pratama City

 Wella Oktarini - Sohib gue



 Gue


gue 



 Wella Oktarini












Asus Adakan Lomba Overclock untuk Non-Profesional


Asus Indonesia mengadakan lomba overclock "Indonesia Next Gen Overclocker". Acara ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu kategori profesional dan umum (non profesional).

Kompetisi ini akan diadakan di enam propinsi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Bali. Kompetisi ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu kualifikasi secara online, dan lomba secara offline.

Saat ini, kompetisi "ASUS OC Event: Indonesia Next Gen Overclocker" ini telah dimulai untuk kategori umum (non profesional). Adapun untuk jadwal kualifikasi online dan lomba offline, serta lokasi lombanya sebagai berikut:

Kualifikasi online:

Jakarta: sampai dengan 16 Februari 2012
Jawa Barat: sampai dengan 11 Februari 2012
Jawa Timur: sampai dengan 14 Februari 2012
Jawa Tengah: sampai dengan 23 Januari 2012
Yogyakarta: sampai dengan 18 Januari 2012
Bali: sampai dengan 9 Januari 2012

Final offline per regional:

Jakarta: 21 Februari 2012, Universitas Bina Nusantara, Kampus Anggrek, Jl. KH Syahdan No.9, Kemanggisan, Jakarta Barat
Jawa Barat: 14 February 2012, Universitas Kristen Maranatha, Jl. Suria Sumantri 65, Bandung – 40164
Jawa Timur: 17 Februari 2012, Universitas Kristen Petra, Jl. Siwalankerto 121-131 Surabaya 60236
Jawa Tengah: 26 Januari 2012, Universitas Stikubank, Fakultas Teknologi Informasi, Ruang Seminar Lt.9, Jl. Tri Lomba Juang No.1
Yogyakarta: TBA, UKDW Yogyakarta, Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 5-25
Bali: 12 Januari 2012, STMIK STIKOM BALI, Jl. Raya Puputan Renon No.86 Denpasar

Untuk informasi lebih lengkapi mengenai acara, peraturan, dan tata cara lomba, bisa dilihat pada halaman Facebok Asus Component Indonesia




Earning Per Share

a.      Definisi Earning Per Share Earning Per Share (EPS) atau pendapatan perlembar saham adalah bentuk pemberian keuntungan yang diberik...