Senin, 09 April 2012

LOMBA DESAIN WALLPAPER & POSTER NASIONAL 2012


LOMBA DESAIN WALLPAPER & POSTER NASIONAL 2012

Deadline: 22 Mei 2012
Lomba Desain Wallpaper & Poster Nasional ini merupakan lomba mendesain wallpaper untuk Personal Computer (PC) ataupun laptop dan lomba mendesain Poster untuk umum baik secara digital (menggunakan software desain grafis) maupun secara manual (menggambar).
Tema Lomba ini adalah “Gerakan Internet Cerdas Indonesia!” sesuai dengan tujuan besar Komunitas ICI (Internet Cerdas Indonesia) yang pertama. Yaitu untuk mengkampanyekan penggunaan internet secara Cerdas, Positif dan Produktif. Lebih detail tentang Komunitas ICI dapat mengunjungi website ICI di: www.internetcerdasindonesia.org
Total Hadiah: Jutaan Rupiah! (uang tunai + sertifikat penghargaan + keanggotaan di komunitas ICI + desain ditampilkan di media massa)
Syarat dan Ketentuan :
  1. Peserta terbuka untuk umum. Mulai dari SMP, SMA, MAHASISWA dan UMUM
  2. Desain harus berhubungan dengan tema.
  3. Desain harus merupakan karya hasil sendiri bukan milik orang lain, dan belum pernah dipublikasikan.
  4. Format Desain berupa JPEG dan dibuat dalam 2 ukuran. 1. Berukuran standard wallpaper dan 2. berukuran A3 (standard poster).
  5. Biaya pendaftaran hanya Rp:15.000/karya
  6. Desain dikirimkan ke alamat email: internetcerdasindonesia@gmail.com  beserta konfirmasi pembayaran (atas nama, bank tujuan transfer dan jumlah transfer beserta angka unik)
  7. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu karya
  8. Semua desain yang di-upload menjadi milik panitia penyelenggara dan berhak dipublikasikan
  9. Lomba Desain Walpaper & Poster ini berakhir pada tanggal 22 Mei 2012 kecuali jika ada pemberitahuan perpanjangan waktu.
  10. Penilaian juara favorit, dilakukan via social media (facebook), dan penilaian dihitung dari banyaknya “like” yang masuk kepada suatu Desain pada fanpage Internet Cerdas Indonesia
  11. 30 Desain terfavorit akan menjadi wallpaper resmi Internet Cerdas Indonesia dan dipublikasikan secara bergantian (beserta nama desainernya) untuk mendukung kampanye Gerakan Internet Cerdas Indonesia.
  12. JUARA UMUM (Juara 1,2, dan 3) ditentukan oleh dewan juri yang diambil dari 30 Desain dengan vooting terbanyak/terfavorit (banyaknya jumlah like di FB).
  13. Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.
Teknis Pendaftaran
  • Peserta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 15.000 + angka unik untuk memudahkan kami mengecek transfer (contoh Rp: 15.707)  dan ditransfer ke salah satu Rekening di bawah ini:
Bank BCA/No. Rekening: 1210410275/A.n: Rahmat Saputra.
Bank BRI/No. Rekening: 3873-01-006046-53-7/A.n: Rahmat Saputra.
Bank MANDIRI/No. Rekening: 143-00-1065259-0/A.n: Rahmat Saputra.
  • Desain dikirimkan dalam format jpeg beserta penjelasan singkat tentang desain tersebut ke alamat email: internetcerdasindonesia@gmail.com  beserta konfirmasi pembayaran (atas nama, bank tujuan transfer dan jumlah transfer beserta angka unik)
  • Peserta lomba juga wajib melampirkan biodata singkat bersama dengan pengiriman Desain lewat email yang minimal terdiri dari : nama lengkap, alamat lengkap, pekerjaan (SMA/Mahasiswa/Umum), no rekening bank, nomor telpon/hp yang dapat dihubungi
  • Desain peserta akan diupload max 1 x 24 jam di fanpage internet cerdas indonesia setelah melakukan konfirmasi melalui email panitia.
Waktu & Pelaksanaan
  • Pendaftaran & Voting: 22 Maret – 22 Mei 2012 s/d pukul 00.00 WIB
  • Pengumuman pemenang 30 Mei 2012
HADIAH
JUARA UMUM akan mendapatkan hadiah berupa:
  1. Juara Pertama: uang tunai sebesar Rp: 1.000.000 + Sertifikat + Member VIP ICI
  2. Juara Kedua: uang tunai sebesar Rp: 750.000 + Sertifikat + Member VIP ICI
  3. Juara Ketiga: uang tunai sebesar Rp: 500.000 + Sertifikat + Member VIP ICI
  4. Tiga (3) Desain dengan vooting terbanyak akan mendapatkan masing-masing Rp: 150.000 + Sertifikat + Member VIP ICI
  5. Dua puluh empat (24) Desain dengan vooting terbanyak lainnya akan mendapatkan Sertifikat + Member ICI

Para Pemenang akan dihubungi pihak penyelenggara by phone & email. Hadiah berupa uang akan ditransfer ke rekening bank, sertifikat penghargaan akan dikirim ke alamat email masing-masing pemenang.
Disamping hadiah yang telah tertera diatas, para pemenang & nominator (vooting terbanyak) yg berjumlah 30 peserta berpeluang mendapatkan hadiah tambahan dari sponsor ICI (masih dalam konfirmasi).
Keputusan panitia penyelenggara mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Untuk keterangan lebih lanjut, pertanyaan, dan lain-lain
Follow Twitter ICI: http://twitter.com/icerdas
Like Fanpage ICI: http://facebook.com/internetcerdas

Fun Life In Green Hill Tournament 912



Fun Life In Green Hill Tournament 912 adalah kegiatan yang didukung oleh  Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Kegiatan ini terangkai dalam bentuk seminar kepemudaan berupa youth conference bertemakan “saatnya suara kita didengar” dan photography workshop yang diselingi dengan berbagai kategori perlombaan, diantaranya :
1.  Badminton Tournament (putra dan putri)
2. Basketball Competition (putra dan putri)
3.  Essay; bertemakan ‘Kepemudaan’ (putra dan putri)
4.  Futsal Tournament (putra)
5.  Nature Adventure (putra)
6. Photography; bertemakan ‘Semangat Nasionalisme’ (putra dan putri)
7.      Solo Vocal; bertemakan ‘Lagu Daerah’ (putri)
8.   Story Telling; bertemakan ‘Cerita Daerah’ (putra dan putri)
9.  Swimming Competition (putra)

FLIGHT912 sendiri mengangkat tema 
Live up your life with Indonesian taste”  (Semarakkan hidupmu dengan cita rasa Indonesia), 

Sasaran peserta FLIGHT912 adalah siswa-siswi berbakat dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Provinsi Banten. Jadi tunggu apa lagi? ayo daftar !  saatnya pemuda-pemudi Indonesia menunjukkan talentanya!

Ketentuan Umum FLIGHT912 
  1. Setiap peserta merupakan wakil dari sekolah masing-masing, bukan dari klub independen atau yang lainnya.
  2. Selama kegiatan berlangsung konsumsi dan penginapan ditanggung pihak panitia
  3. Pendaftaran ditutup saat kuota maksimal peserta telah terpenuhi atau paling lambat saat Technical Meeting pada hari Minggu, 22 April 2012.
  4.  Bagi sekolah yang tidak datang saat Technical Meeting maka harus menyetujui hasil dari Technical Meeting tersebut.
  5.  Tiap peserta diwajibkan melunasi biaya registrasi 50% paling lambat saat technical meeting dan wajib melunasinnya saat registrasi ulang pada hari Sabtu, 28 April 2012.
  6.  Tiap peserta (untuk lomba apapun), diwajibkan menyertakan pas foto 3x4 sebanyak dua lembar, surat tugas dari sekolah, dan fotokopi kartu pelajar sebanyak satu lembar.
  7.  Tiap peserta hanya diperkenankan mengikuti satu cabang perlombaan.
  8. Setiap peserta diwajibkan:

  • Datang tepat waktu ke SMA Islam Nurul Fikri Boarding School jam 07.00 pagi Toleransi keterlambatan 30 menit.
  • Berpakaian rapih, sopan, dan menutup aurat.
  • Untuk peserta perempuan yang beragama Islam, diwajibkan untuk memakai jilbab. Sedangkan untuk peserta yang non-muslim tidak diwajibkan memakai jilbab tetapi tetap berpakaian yang sopan dan apabila menggunakan celana atau rok pendek, maka diwajibkan untuk memakai kaos kaki panjang.
  • Berperilaku sopan sesuai adab-adab Islami.
  • Berkata sesuai adab yang berlaku di lingkungan Nurul Fikri Boarding School.
  • Menaati peraturan yang berlaku di Nurul Fikri Boarding School.
  • Mengikuti seluruh kegiatan yang telah dianggarkan panitia dengan baik.
  • Tidak diperkenankan membawa rokok, minuman keras, dan obat-obatan terlarang dan membawa benda-benda tajam selama acara berlangsung.
  •  Tidak membawa cat, pilox, atau benda lain yang sejenis.
  • Tidak membawa barang yang berbau pornoaksi dan pornografi.
  • Menjaga kebersihan lingkungan NFBS.

9.     Tata tertib di atas berlaku sejak awal hingga akhir acara.
10.  Ketentuan konsumsi adalah:
  • Panitia tidak menyediakan konsumsi khusus untuk peserta yang alergi atau tidak suka dengan makanan yang telah panitia sediakan. Sistem pembagian konsumsi melalui co-card.
  • Apabila co-card yang telah diberikan hilang, rusak, atau terjadi hal-hal lainnya yang membuat co-card tidak dapat ditandatangani, maka tidak ada co-card pengganti dan resiko ditanggung peserta dan diharapkan melapor ke basecamp konsumsi dengan menunjukkan nomor peserta

11.  Civitas SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Anyer hanya diperkenankan mengikuti lomba dengan penilaian yang bersifat terbuka (Basket, Renang, Badminton, dan Futsal).
12.  Siapapun yang melanggar tata tertib tersebut akan didiskualifikasi.
13.  Panitia berhak mengubah peraturan dan format perlombaan demi kelancaran perlombaan tersebut.
14.  Peserta diwajibkan membawa obat-obatan pribadi bagi yang memilki penyakit bawaan yang bisa kambuh sewaku-waktu.
15.  Dalam keadaan apapun (hujan), lomba akan terus dilanjutkan.
16.  Keterangan lebih lanjut bisa dilihat di www.flight912.com.

LKTI NASIONAL "INOVASI ENERGI ALTERNATIF TEPAT GUNA"


Himpunan Mahasiswa Kimia dari sobat kita di Universitas Negeri Malang mengadakan lomba karya tulis tingkat SMA/MA Sederajat. Temanya oke.. tentang "Inovasi Energi Alternatif Tepat Guna"

Ini tanggal-tanggal pentingnya:
Pendaftaran : 31 Maret - 12 Mei 2012
Pengumpulan Berkas Karya Tulis : 15 April - 17 Mei 2012
Pengumuman 10 Karya Tulis Terbaik : 25 Mei 2012
Final : 2 Juni 2012

Ketentuannya buat jadi peserta:
- Siswa SMA/MA/SMK atau sederajat seluruh Indonesia.
- Satu tim maksimal terdiri dari 3 (tiga) orang atau perorangan.
- Setiap tim harus memiliki 1 (satu) orang guru pembimbing dari sekolah yang sama.
Biaya Pendaftaran:

• Pendaftaran tiap tim sebesar Rp 50.000,-
• Pendaftaran secara kolektif 2 tim sebesar Rp 90.000,-.
• Pendaftaran secara kolektif 3 tim sebesar Rp 135.000,-.
Dapat dikirim lewat BANK BRI dengan nomor rekening 1229-01-002735-50-5 atas nama “Syafira Rahma Wardani”.
Setelah melakukan pembayaran, harap konfirmasi ke panitia melalui contact person 085655677603 atau 085730549067. 

Karya Tulis yang dikirimkan merupakan karya tulis orisinil.

Setiap peserta mengirimkan 4 berkas karya tulisnya yang dapat dikirim melalui pos atau langsung datang ke Kesekretariatan HMJ KIMIA “OKSIGEN”, Gedung O-8 Lt.1 Jalan Semarang No.5 Malang 65145 dan satu berkas dikirim melalui email hmk_oksigen@yahoo.co.id.

Setiap peserta yang telah mengumpulkan karya, wajib mengumpulkan:
• Formulir pendaftaran
• Fotocopy identitas diri (KTP/Kartu Pelajar) yang masih berlaku
• Bukti pembayaran dari bank
• Pas photo berwarna ukuran 4x6 (2 lembar)

Dapat dikirim melalui e-mail : hmk_oksigen@yahoo.co.id atau langsung datang ke kesekretariatan HMJ Kimia “OKSIGEN”.
Karya tulis peserta akan diseleksi pada tahap penjurian awal untuk menentukan 10 karya tulis terbaik yang akan lolos ke babak final.
Setiap tim yang lolos ke babak final wajib memiliki softfile karya tulis yang akan dipresentasikan pada saat babak final.

Petunjuk penulisan beserta formulir dapat di download di bawah ini :
DOWNLOAD JUKLAK LKTI NASIONAL 2012

download formulir 

Kamis, 05 April 2012

BAB 1 di NOVEL

Keterengan :
Novel ini belum ada judul,
penggunaan garis miringnya belum semuanya karena gua capek ngeditnya wah, masih UTS geh, menyusul ngeditnya ^_^





BAB 1

My life is so perfect. I do not mean perfect but close to perfect. Family, love, friends, and life there is no overload my brain. Everything is casual and fun. [1]

“Aku inginkamu melihatku di setiap alam bawah sadarmu.” Ucap Hasya ketika di telfon. “Mungkin aku nggak bisa melihat senyummu di sana tapi, di pikiranku, semua itu tergambar jelas.”

I want you here, in front of my eyes, smiled at me, and it definitely makes me happy.” [2] Aku menarik nafas sejenak. “Kadang aku berpikir mengapa hubungan kita mendekati sempurna dan aku juga ingin sesekali kita ribut seperti pasangan lain.”

Hasya terdengar seperti tertawa kecil mendengar ucapanku. Baiklah, benar, aku merindukannya, aku menginginkan dia ada di depan mataku dan bicara padaku. Namun, aku tahu dia tidak di sini.

“Tapi terkadang timbul sebuah pertanyaan, apa kamu benar-benar menuliskan nama aku di hati kamu?” Tanya Hasya, aku tidak menjawab. “Baiklah, mungkin kamu belum berani untuk mengatakan sesuatu tentang cinta.”

Cinta, aku tidak tahu ini cintaatau bukan. Bagiku, hidupku baik-baik saja bahkan tidak ada kecurigaan atau kecemburuan. Aneh sekali padahal Hasya ada di luar kota dan kata kebanyakan orang, cemburu tanda cinta.

Hasya, dia pacarku sekaligus tunanganku. Mungkin terdengar sedikit aneh jika anak SMU seumuranku sudah bertunangan tapi, sebelum SMU, aku memang sudah bertunangan sejak kecil. Maksudku ketika aku kecil, aku di jodohkan dengan Hasya.

Pertama kali aku mengenal Hasya adalah saat aku berusia 8 tahun. Mama dan Papa mengenalkannya padaku. Sejak saat itu kami berteman dekat tapi, aku tahu kalau kami di jodohkan ketika aku berusia 14 tahun.

Awalnya aku terkejut ketika di jodohkan tapi, Hasya baik dan aku juga mengenalnya dengan baik selama bertahun-tahun. Tanpa penolakan dariku atau dari Hasya, kami menerima perjodohan ini toh sejak awal Hasya juga sudah perhatian padaku.


Sebelum aku menerima perjodohan ini, Mama mengatakan semuanya bisa di batalkan jika aku atau Hasya menolak tapi, tidak ada yang menolak di antara kami. Entahlah padahal saat itu aku benar-benar tidak mengerti tentang cinta bahkan aku kurang peduli tentang perasaan seorang cowok padaku. Mungkin ini aneh tapi, aku belum merasakan yang namanya cinta sama sekali.

Kata Hasya, bukan aku belum bisa merasakan cinta tapi belum merasakan sedih karena cinta. Aku mengerti maksudnya, maksudnya, aku sudah memiliki cinta yang di sampingku tapi aku belum merasakan sakit karena cinta.

“Zena, kamu belum tidur sayang?” Mama masuk ke kamarku lalu duduk di ranjangku. “Apa yang tadi menelfonmu Hasya?”

“Iya Ma, Mama mau telfonan juga dengan Hasya?” Tanyaku, Mama menggeleng.

“Nggak.” Mama mengusap kepalaku. “Apa kamu mencintainya?” Tanya Mama, aku hanya tersenyum penuh misteri. “Mama berharap akan seperti itu.”

Mama benar, Mama tidak salah mempertanyakan itu. Kalau Hasya, dia bicara pada Mama dan Papaku serta Mama dan Papanya kalau dia mencintaiku tapi, aku tidak mengatakan seperti itu. Mereka tahu kalau aku belum sepenuhnya mengerti cinta jadi mereka memakluminya.

“Jangan tidur terlalu malam, besok kamu sekolah.”  Kata Mama lalu mencium keningku dan meninggalkan kamarku dengan menutup pintu kamar perlahan.

**
Life with no problems, everything is fine, almost perfect, but there is one thing, one thing I want. I want to occasionally have problems in my heart and feel the pain of love. Once in my life[5]

“Zen, mau kemana?” tanya Aldo, teman satu sekolah dan anak kelas tetangga. “Kantin kan? Bareng sekalian.” Kami berjalan bersama.

Aldo atau biasa di panggil Al, dia teman baikku di SMU dan dia salah satu cowok yang mendapatkan banyak prestasi belajar di sekolah. Selain dia baik, dia juga di kenal ramah dan sedikit humoris walaupun aku merasa, dia tidak humoris sama sekali.

“Fisika kemaren gimana Zen?” tanyanya, aku hanya mengangkat pundakku.

Kami sama-sama mengikuti olimpiade fisika tapi, aku keluar untuk olimpiade tahun ini karena kondisi tubuhku sedang di landa penyakit-penyakit ringan tapi berulang. Ini aneh, memang aneh, tapi setidaknya, jika aku mundur, peluang untuk yang lain terbuka. Bukankah itu menguntungkan?

“Zen, gimana?” Tanyanya lagi. “Atau berita tentang lo ngundurin diri bener?”

“Ya begitulah Al, lagian gua nggak pinter-pinter amat di fisika, masih banyak yang lebih pinter dari gue.”

“Berarti gua bakalan jarang maen ke rumah lo buat belajar.” Jelasnya tapi aku mengatakan bahwa dia bisa sesekali kerumahku jika ingin belajar bersama dan tentunya, aku tidak aka menolak.

Dia memesan nasi goreng ketika di kantin dan segelas jus jambu. Katanya, sekarang sedang musim demam berdarah jadi dia memakan makanan yang mengandung jambu. Aneh sekali, agak membingungkan.

“Zen, nggak mesen apa-apa?” Tanyanya, aku tersenyum. “Bilang aja minta bayarin. Bayar sendiri geh.”

“Pelit, yaudah jus jeruk aja dah.” Kataku kesal lalu memainkan handphoneku dan sudah ada pesan masuk dari Hasya.

Kata Hasya, bulan depan orang tuanya akan kerumahku dan dia menitipkan sesuatu untukku. Kuharap dia akan menghadiahkanku sesuatu yang kusuka, menyenangkan sekali tapi, mengapa hanya orang tuanya? Mengapa Hasya juga tidak ikut.

Aku udah kelas 3, kamu ngerti kan?” Hasya mengirim sms lagi dan aku tersenyum tanpa membalas sms itu. Aku tahu, dia sudah kelas 3 SMU, beda denganku yang baru kelas 1 jadi dia tentu saja lebih sibuk dari pada aku.

“Sms dari siapa Zen?” Tanya Al, aku hanya tersenyum. “Atau senyum karena bisa satu meja di kantin sama gua?”

“Nggak banget dah.” Aku tertawa lalu langsung menyeruput jus jeruk yang sudah tersedia dimejaku beberapa detik lalu. “Oh iya Al, masa ulangan Fisika gue cuma dapet 80? Bete bener lah,”

“Malu-maluin gua aja lo ini.” Ucap Al agak menyindir. “Nggak biasa-biasanya ulangan fisika lo cuma segitu, ada masalah tah?” Tanyanya, aku menggeleng. “Galau?” Aku menggeleng lagi. “Begadang?” Aku menggangguk lalu dia tertawa. Memang, sehari sebelum ulangan, aku begadang dan paginya, aku masih mengantuk.

Aku begadang bukan karena sedih atau banyak pikiran tapi, aku membaca sebuah novel yang di kirimkan Hasya beberapa hari lalu. Dan, ketika ujian Fisika, aku mengantuk bahkan aku kesulitan membaca soal-soal itu. Sudahlah, itu sudah terjadi, walaupun menjengkelkan, itu tetap terjadi.

“Udah nggak usah di pikirin.” Kata Al, “Makan nih.” Dia menawariku nasi gorengnya. “Apa mau gua suapin?” katanya sambil mengejek. “Galau tah cuma gara-gara nilai yang pas-pasan?” Tanyanya, aku mengangguk.

Al berdiri dari tempatnya duduk dan pergi entah kemana padahal makanannya belum habis ditambah belum di bayar. Jangan katakan jika aku yang membayarnya.

“Nih…” Dia memberiku secangkir coklat hangat. “Biar pikiran lo lebih tenang, kasian gua liat muka lo aneh begitu.”

Al benar, aku pusing sekali tapi, ini juga bukan masalah besar. Ini hanya masalah biasa yang mudah terselesaikan. Entahlah, aku belum pernah menemui masalah besar dalam hidupku atau masalah yang membuatku begitu sakit di dada lalu menangis. Memang, aku pernah menangis tapi, itu hanya karena aku jatuh dari sepeda bukan karena masalah yang menyangkut hati.

“Malah ngelamun!” Al menjitak kepalaku.

“Emang gue ngelamun tah Al?” tanyaku, Al malah membisu dan melanjutkan makannya yang belum selesai. “Aneh,” kataku singkat.

Al makan sambil tersenyum-senyum padaku. Rasanya dia benar-benar mengejekku karena nilai ulanganku di bawah nilainya. Sial sekali, untung aku tidak satu kelas dengan Al dan jika satu kelas, aku akan kesal dengan senyumnya yang seperti ini.

Selesai makan, Al mengantarkanku ke kelas. Katanya, dia ingin sekalian mampir ke kelasku untuk menemui Niko, sahabat baiknya. Terserah, setidaknya aku ada teman untuk kembali ke kelas.

**

Mama menungguku di teras rumah seperti biasa. Entahlah, semenjak SMU, Mama sangat memperhatikanku dan terlalu banyak bertanya tentang kegiatanku padahal sebelumnya tidak sama sekali.

Thanks ya Nik udah mau nganterin.” Kataku pada Niko, teman sekelasku.

“Harusnya sih sama Aldo aja.” Niko tersenyum lalu mengedipkan matanya. “Zena, Zena, lo suka kan sama Aldo?”

“Buat gosip aja lo ini, udah pulang sana.” Kataku mengusir. “Tau gini naik bis aja gua tadi!”

Niko langsung pergi setelah kuusir. Aish menyebalkan sekali cowok yang bernama Niko, setiap hari berkata yang tidak-tidak padaku. Namun, aku juga tidak bisa marah karena dia berhak berpendapat.

“Padahal ada yang ingin Mama bicarakan pada Niko.” Kata Mama ketika aku mencium pipinya. “Oh iya, apa yang di katakan Niko tadi?”

“Nggak tau Ma, sepupu yang aneh dia itu.” Jelasku dan Mama tersenyum lalu menyuruhku duduk di sampingnya. Selain teman sekalas, Niko juga sepupuku walaupun aku tidak pernah berharap seperti itu.

Mama merapikan rambutku dan memeriksa handphoneku seperti biasa. Kalau ini memang rutinitas Mama dan Papa setiap hari yaitu memeriksa isi handphoneku. Pemeriksaan ini sudah terjadi sejak pertama kali aku memegang handphone.

“Kamu sedih?” Tanya Mama, aku menggeleng. “Semalam kamu begadang lagi?” aku mengangguk dan Mama menggeleng-gelengkan kepalanya. “Tadi pagi Hasya menelfon, dia menanyakan kabar tunangannya.”

“Tadi pagi juga dia udah nelfon geh, pake acara nelfon Mama, cari perhatian sih dia itu.” Kataku kesal lalu langung masuk kamar.

Aku kesal karena Hasya menelfon Mama pagi-pagi karena itu akan membuat Mama memberi pertanyaan ini-itu padaku. Aish tapi, aku cukup senang juga karena dia dekat dengan keluargaku.

Sesampainya di kamar, aku merapikan tasku dan membuka laptopku untuk menyelesaikan tugas sejarah. Aku heran dengan tugasku, mengapa aku tertarik sekali menyelesaikan tugas ini padahal tugasnya di kumpul 2 minggu lagi. Aneh,

Selesai mengerjakan tugas sejarah, aku merebahkan tubuhku dan menutup mata. Berharap menemukan sebuah cerita dalam hayalanku seperti di film spongebob.

Kamu udah pulang kan? Kamu lagi belajar atau santai?” sms Hasya, aku mengerti, maksudnya, dia ingin menelfonku. Aku membalasnya dan kukatakan bahwa tugasku sudah selesai. “I want to hear a voice that kept calling me”[6]

“Kamu nggak les hari ini?” Tanyaku, katanya dia sedang libur les hari ini. “Ada yang aneh, rasanya benar-benar aneh, ada yang kamu rahasiakan?”

“Banyak yang kurahasiakan tapi, aku tidak bisa menyebutkannya satu per satu.” Jelasnya, aku diam membisu sambil mencerna ucapannya. “Semua rahasia tidak penting karena tidak ada yang menyangkut sebuah nama di hatiku.”

Kami berbincang di telfon sampai aku tidak sadar bahwa pembicaraan kami sudah 2jam lebih padahal yang kami bicarakan tidak begitu penting. Aneh sekali, aku memang terbiasa nyaman saat bicara dengannya.

“Bukahkah kedua orang tua kamu akan ke Lampung bulan depan?” Tanyaku, Hasya mengiyakannya. “Bukahkah mereka akan menemui nenekmu? Mereka hanya 2 hari jadi rasanya tidak mungkin aku bisa bertemu mereka.”

“Kamu harus datang ke tempat nenekku, dia merindukanmu, percayalah.” Suara Hasya begitu lembut. “Bukankah nenekku lebih menyukaimu dari pada aku?”

“Tentu, dia lebih menyayangiku dari pada kamu.” Aku tertawa kecil dan kurasa Hasya tidak akan kesal dengan hal ini.

They welcomed my presence in their family, they liked me from the beginning, they thought I was part of their family.[7]

It's fun. My life was nearly perfect. I dunno, I think that love in my heart is HASYA, nothing else. I loved it, his attention to me, and felt all the more perfect. I began to believe that love should not be tested with a cry. However, I also want to cry because of a love. I want to feel hurt. [8]

“Sayang, kamu kok diem? Ada yang sedang kamu pikirkan?” Tanyanya dan aku langsung tersadar dari pikiranku yang lain. “Apa yang sedang kamu pikirkan?” Tanyanya lagi, aku hanya terbatuk. “Tentang Al?”

“Nggak kok, ih kan itu cuma gosip di sekolah aja loh sayang.” Aku menjelaskan dan Hasya tertawa.

“Twitter kamu penuh dengan omongan temen-temen kamu.” Kata Hasya sambil mengejek dengan tawa yang tertahan. “Tapi, aku percaya dengan apa yang kamu pikirkan. Apapun yang membuatmu bahagia, itu harus kamu lakukan.”


Setelah aku berbincang di telfon dengan Hasya, aku keluar kamar dan makan malam. Mama sudah memanggilku dari tadi dan Hasya memakluminya.

Ketika aku sampai di meja makan, sudah ada Niko, sepupuku. Dia kerumah untuk mengambil titipan Mama untuk Ibunya.

“Numpang makan malem sekalian, lo nggak keberatan kan?” Niko terlihat cengengesan. Aku benar-benar kesal dengan sepupuku yang satu ini. Selain dia kurang peduli denganku, dia juga kadang kelewat peduli, aku agak heran dengannya. “Ngapa lo ngeliatin gua? Alergi makan deket gua tah?”

“Iya Nik, alergi banget gue.” Kataku dan langsung duduk. “Nik, lo udah ngerjain tugas kimia belum?” tanyaku, dia menggeleng. “Jangan lupa kerjain biar besok pagi lo nggak nyontek sama gue.”

“Terserah.” Katanya singkat lalu malahap makanan dengan cara yang aneh.

Niko, dia sepupuku yang paling menyebalkan. Namun, Mama pernah bilang kalau akau tidak boleh membencinya karena dia nakal, membuat masalah, dan hal-hal lainnya memiliki sebab tertentu. Tentu saja, aku tidak akan pernah membencinya tapi aku hanya kesal.

Selesai makan, Niko menarik tanganku. Dia mengajakku bicara di teras depan sebelum dia pulang.

“Antara kita berdua aja ini Zen yang tau, lo jujur, lo suka kan sama Al?” Tanya Niko, aku langsung menjitak kepalanya. “Serius ini, perjodohan itu nggak enak, gua juga nggak mau liat sodara gua nggak ngerasain namanya jatuh cinta.”

“Iya, lo tau banget gue itu bingung tentang hati gue mengenai cinta tapi, bukan gini lah.” Jelasku. “Gue sama Al itu temen baik, sama kayak yang lainnya, kayak gitu kok di permasalahin.”

“Serius? Siapa tau Al emang suka sama lo kan seru.” Niko nyengir tidak mengenakkan. “Iya kan?” Aku hanya tertawa. “Ya terserah tapi, seenggaknya lo jangan nerima gini aja, siapa tau Hasya bukan yang terbaik.”

“Terserah dah, sana pulang!” Aku mengusir Niko dan dia pergi denga senyum penuh gangguan.





Minggu, 01 April 2012

Kisah Burung Pipit

Kisah Burung Pipit
Oleh Nico Perdamean
SMP N 1 Bandung
Anggota PLKTI 

Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor Burung Pipit mulai merasakan tubuhnya kpanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang dituduhnya tidak bersahabat. Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara yang konon kabarnya, udaranya selalu dingin dan sejuk.

Benar, pelan pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke utara makin sejuk, dia semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara lagi.

Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju, makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus salju.

Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru bertambah tebal. Si Burung pipit tak mampu berbuat apa apa, menyangka bahwa riwayatnya telah tamat. Dia merintih menyesali nasibnya.
Mendengar suara rintihan, seekor Kerbau yang kebetulan lewat datang menghampirinya. Namun si Burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor Kerbau, dia menghardik si Kerbau agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang tolol tak mungkin mampu berbuat sesuatu untuk menolongnya.

Si Kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat diatas burung tersebut. Si Burung Pipit semakin marah dan memaki maki si Kerbau. Lagi-lagi Si kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan mengeluarkan kotoran ke atas tubuh si burung.

Seketika itu si Burung tidak dapat bicara karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa mati tak bisa bernapas.

Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang membeku pada bulunya pelan pelan meleleh oleh hangatnya tahi kerbau, dia dapat bernapas lega dan melihat kembali langit yang cerah. Si Burung Pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas puasnya-nya.

Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan tangannya, mengais tubuh si burung dan kemudian menimang nimang, menjilati, mengelus dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si burung. Begitu bulunya bersih, Si Burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman yang ramah dan baik hati.
Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita bagi si Burung, dan tamatlah riwayat si Burung Pipit ditelan oleh si Kucing.

CERPEN simpel :) oleh Nico

                                                      Ibuku


Suatu ketika, seorang raja setuju membantu seorang bocah yang kehilangan ibunya. Sang raja memerintahkan seluruh negeri untuk mencari ibu si bocah. Karena pengakuan si bocah bahwa ibunya itu cantik sekali, dan ia belum pernah melihat wanita secantik ibunya, maka sang raja menyuruh semua wanita cantik di negerinya untuk datang ke istananya, dengan pesan akan diadakan perjamuan makan malam bersama pangeran…..
Maka berdatanglah banyak wanita cantik dari seluruh negeri. Mereka berusaha menghiasi diri mereka dengan berbagai macam hal; dari berpakayan, perhiasan sampai tas dll. Tetapi tidak seorang-pun dari mereka dikenal dan diakui sebagai ibu dari si bocal ini. Sang raja-pun hampir putus asa menanggapi kerinduan sang boca dalam menemukan ibunya, karena dari semua wanita cantik yang datang ke istana tak satu-pun yang ia akui sebagai ibunya.
Ketika semua dalam situasi pasrah, tiba-tiba gerbang istana di ketuk perlahan. Silahkan masuk! Kata sang raja. Raja begitu kaget, karena seorang wanita separuh baya, dengan pakayan yang tidak rapi, rambut tertata ala kadarnya; tangannya terlihat merah karena barusan selesai mencuci pakayan. Dia adalah tukang cuci keluarga istana. Serta merta si bocah berteriak girang penuh sukacita….”Maaaa…..”. Sambil menangis ia merangkul ibunya dan mereka berdua saling merangkul bahagia. San raja dan semua penghuni istana dan para wanita cantik tertegun kagum dan heran.

On The Facebook - CERPEN - Oleh Nico Perdamean

JUDUL    : On The Facebook
Penulis     : Nico Perdamean
SMP N 1 Bandung kelas 8
Anggota PLKTI 




Saat itu, aku sedang buka akun fb-ku. Aku melihat pemberitahuan dan beberapa pesan dari teman-temanku. Aku lihat ada seorang wanita yang meminta pertemanan di akun fb-ku. Namanya Mawar. Aku tak kenal dgn wanita ini, akhirnya aku buka dinding facebooknya dan kulihat info tentang dia. Setelah aku membuka dinding facebooknya, aku dapat menyimpulkan bahwa ia baru saja membuat akun facebook. Itu terlihat dari jumlah temannya yang hanya baru ada 5 teman. Kulihat fotonya, ia tampak cantik sekali.
Entah kenapa, aku menyetujui permintaan pertemannya padahal, aku tidak pernah sebelumnya menyetujui permintaan pertemanan dari orang yang tidak kukenali.
Esoknya, ketika aku buka lagi akun facebookku, aku melihat di daftar obrolan bahwa wanita itu juga sedang on-line. Ia mengajakku mengobrol lewat chat. Kami berkenalan dan berbicara banyak hal. Kami pun mulai akrab sejak itu. Aku pun kini tau bahwa ia juga sedang berkuliah sepertiku.
Esok sorenya, sepulang kuliah aku kembali on-line lewat lappy ku tercinta.
Aku tak percaya apakah ini kebetulan atau tidak, wanita itu juga sedang on-line. Kami pun kembali mengobrol.
Begitu seterusnya sampai seminggu lamanya. Kami kini sudah sangat akrab. Bahkan kami sudah mulai curhat perasaan kami masing-masing.
Esoknya ketika aku kembali on-line. Anehnya, Mawar juga sedang on-line. Sepertinya kami sudah memiliki ikatan batin. Aku dan Mawar pun kembali mengobrol. Tapi, kali ini ada yg berbeda dari Mawar.
"Ada yang ingin kukatakan padamu." ujar Mawar
"Silahkan saja kau katakan!" jawabku
"Maukah kau jadi pacarku?" kata Mawar.
"Maksudmu?" jawabku lagi.

 Aku sedikit binggung dengan ucapan Mawar. Ketika aku hendak menanyakannya, Mawar sudah off-line.
Besok sorenya, aku memutuskan untuk berolah raga. Ya,  jogging keliling dareah rumahku. Saat aku sedang jogging, aku melewati sebuah rumah yang sangat banyak orang di dalamnya. Aku tahu bahwa merek sedang melayat pemilik rumah yang sudah meninggal. Terlihat pada bendera kuning yang di pasang di depan rumah itu. Aku tidak tahu siapa orang yang meninggal itu, tapi kakiku malah memaksaku untuk masuk ke rumah itu.

Ketika aku masuk ada seorang Ibu yang menanyakan siapa aku.

"Siapa kau, Nak?" kata Ibu itu.
"A.... A.... Aku Dimas, Bu." jawabku tersendat. Anehnya, mengapa aku au memberi tahu namaku.
"Jadi kamu!" kata si Ibu lagi. Ibu itu lalu menanggis dan mengajakku bicara.

"Nak, apakah kau kenal anakku, Mawar?" tanya Ibu itu.
"Mawar? Ya, kami kenal lewat facebook. Kenapa, Bu?" tanyaku heran
"Mawar terkena penyakit kanker darah stadium akut. Dokter sudah tidak dapat lagi menyembuhkannya dan dia didiagnosis akan meninggal minggu lalu. Kamu sekeluarga sangat sedih mendengarnya. Tapi, Mawar sudah tegar menerimanya. Akhirnya, Mawar membuatkan akun di facebook. Setelah membuat akunnya, Mawar bercerita bahwa ia menemukan seorang pemuda tampan yang amat baik. Katanya lagi, bahwa peuda itu sangat pengertian dan bijaksana memberikaknku nasihat saat aku curhat padanya. Katanya lagi, pemuda itu telah menjadi pacarnya dan akan ke rumah ini ketika Mawar sedang beristirahat. Peuda itulah yang membuat Mawar dapat hidup seminggu lebih lama. Dan nama pemuda itu adalh DIMAS. Kau, Nak!" kata si Ibu sambil menanggis.

Aku langsung kaget, ternyata Ibu itu adalah Ibu Mawar dan selama ini Mawar sedang berjuang melawan penyakit. Aku juga kaget dengan perkataan Mawar, aku akan ke rumahnya saat Ia sedang beristirahat. Mengapa bisa terjadi dengan tepat?

Ibu Mawar pun membawaku kepada jasad Mawar. Aku melihat wajahnya, wajahnya sangat cantik. Mawar pun terlihat sedang tidur nyenyak.

Lalu aku berbisik padanya
"Ya, aku mau jadi pacarmu." kataku sabil mmeneteskan airmata.

Tiba-tiba ada yang berbisik lagi padaku

"Terimakasih. Aku mencintaimu!"

Aku tidak tahu darimana isuara itu berasal, tapi aku tahu itu suara Mawar


Selesai _-_


Nico
https://www.facebook.com/notes/nico-pardamean/on-the-facebook/295051037231254


Earning Per Share

a.      Definisi Earning Per Share Earning Per Share (EPS) atau pendapatan perlembar saham adalah bentuk pemberian keuntungan yang diberik...