Senin, 21 November 2011

Lomba Menulis Cerpen Stania Fair

STANIA FAIR 2011 mempersembahkan LOMBA MENULIS CERPEN

Lomba ini terbuka bagi seluruh Mahasiswi Muslimah Perguruan Tinggi seluruh Indonesia,

Syarat dan Ketentuan:
Tema: Ibu
Menyertakan biodata singkat dan foto scan Kartu Tanda Mahasiswa
Panjang cerpen 1000-3000 kata
Fonts Times New Roman 12, Spasi 1.5, Kertas A4
Menggunakan EYD yang baik dan benar
Tidak menyingkat kata
Cerpen yang dibuat tidak boleh menyinggung unsur suku, ras, dan kepercayaan orang lain
Cerpen yang dibuat merupakan karya sendiri, belum pernah dilombakan, ataupun dipublikasikan
Pengiriman via email harus dengan attachment
Menyebarkan lewat note FB dan mengetag 15 orang teman termasuk akun Stania Fair 2011

Cara Pendaftaran:

Kirim SMS ke 085646722105

Nama_Perguruan Tinggi_Judul Cerpen

Sebelum 1 Desember 2011



Waktu Pelaksanaan:

Pengumpulan Cerpen: 1 November s.d. 1 Desember 2011 ke staniaf.2011@gmail.com

Pengumuman pemenang: 18 Desember 2011 di acara puncak Stania Fair



Kriteria Penilaian:
Kesesuaian dengan tema
Diksi
Teknis penulisan
Ide cerita
Pesan moral

Hadiah:

Lima belas cerpen terbaik akan dibukukan

Juara I : Rp 600.000,00

Juara II : Rp 500.000,00

 Juara III : Rp 400.000,00

Lomba Menulis Cerpen RADAR BANJARMASIN dan MGR 2011

Lomba Menulis Cerpen RADAR BANJARMASIN dan MGR 2011
kayuhbaimbai.org, Info Lomba – Buat kawan-kawan yang suka menulis cerita pendek (cerpen), berikut ada informasi ajang lomba menulis cerpen yang dilaksanakan oleh harian Radar Banjarmasin dan komunitas MGR.
Kontes Cerpen RADAR BANJARMASIN dan MGR 2011
Total Hadiah Jutaan Rupiah!
Kamu pelajar atau mahasiswa? Tinggal atau atau pernah datang, atau setidaknya kenal dan pernah dengar tentang kota Banjarbaru? Terlebih kamu suka mengkhayal? Pintar merangkai kata? Jagoan membuat alur? Siapa tahu kamulah penulis besar itu! Kejutkan kami dengan karyamu, ikutilah lomba cerpen kerja sama Radar Banjarmasin dan komunitas MGR Banjarbaru!
Bagaimana Caranya?
  • Pastikan kamu adalah pelajar atau mahasiswa, baik yang berdomisili di Kalimantan Selatan atau di luar provinsi. (dibuktikan dengan kartu pelajar atau surat rekomendasi sekolah atau kartu mahasiswa).
  • Naskah cerpenmu ditulis dalam bahasa Indonesia dan merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan. Panjang karangan antara 8.000-15.000 karakter (with space), atau 4-8 halaman ketik 1,5 spasi, kertas ukuran A4 dengan huruf standar (Times New Roman, 12). Sertakan biodata dan alamat lengkap (termasuk nomor telepon dan e-mail. Boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.
  • Naskah lomba dikirim kepada Panitia sebanyak 3 (tiga) kopi perjudulnya, selambat-lambatnya tanggal 27 Desember 2011
Tema?
  • Bebas! Tapi harus yang berlatar Banjarbaru, entah itu dari sejarah, persaudaraan, cinta, keindahan alam, potensi ekonomi, kemajemukan masyarakatnya, kuliner, pariwisata, dan lain-lain
Kirim ke
Redaksi Buku dan Sastra Radar Banjarmasin u.p Randu atau Irma
Landasan Ulin Km 26 Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Ada hadiahnya?
Ya Iyalah! Kalau tidak ada hadiah, bagaimana mau berkarya? Ini jika kamu menang!
  1. Juara 1 Rp 2.500.000,00 + trophy dari MGR + paket buku penerbit mingguraya Press
  2. Juara 2 Rp 1.500.000,00 + trophy dari MGR + paket buku penerbit mingguraya Press
  3. Juara 3 Rp 1.000.000,00 + trophy dari MGR + paket buku penerbit mingguraya Press
  1. Juara Harapan 1 Rp 750.000,00 + trophy dari MGR + paket buku penerbit mingguraya Press
  2. Juara Harapan 2 Rp 500.000,00 + trophy dari MGR + paket buku penerbit mingguraya Press
  3. Juara Harapan 3 Rp 250.000,00 + trophy dari MGR + paket buku penerbit mingguraya Press
Cerpen pemenang akan dibukukan dengan kumpulan cerpen terbaik Radar Banjarmasin 2011.
CATATAN:
Bagi yang sudah mengirimkan cerpen, harap konfirmasi melalui SMS/call ke 0511-7390710
“Mari menulis, mari berkarya, mari mengenali kota Banjarbaru!
Dewa Pahuluan, Presiden MGR
Lomba cerpen ini kerjasama :
Radar Banjarmasin
MGR
penerbit mingguraya Press

LOMBA CERPEN DP (DuniaPenulis.com) 2011

Lomba Cerpen DP (DuniaPenulis.com)
oleh Leutika Prio pada 28 Oktober 2011 jam 10:43
Syarat:
-          Tema bebas, non SARA, karya sendiri, blm pernah dipublikasikan (di media cetak)
-          Cerpen min 4 maks 8 halaman A4 Times New Roman 12 spasi 1,5
-          Boleh mengirim lebih dari 1 cerpen
-          Deadline 31 Desember 2011 jam 24.00 WIB
-          Diposting langsung di Rubrik “Cerpenmu” website duniapenulis.com
Pengumuman pemenang 15 Januari 2012, di website: duniapenulis.com, leutikaprio.com, leutika.com, dan seluruh akunFB/ twitter group Leutika.
Hadiah:
-          10 cerpen terbaik akan dibukukan oleh LeutikaPrio, dicetak secara POD (Print On Demand) dan dijual hanya secara online di www.leutikaprio.com
-          10 Paket buku dari Leutika Publisher, judul tidak bisa memilih, dikirim ke alamat pemenang (alamat Indonesia)
-          Masing-masing pemenang mendapat 1 buku bukti terbit
-          Masing-masing pemenang mendapat diskon Paket Penerbitan Reguler 50% di LeutikaPrio
-          Penulis TIDAK mendapat royalti, seluruh royalti akan disumbangkan ke yayasan sosial

Lomba Cerpen Terfavorit DP (DuniaPenulis.com)
Selain memilih 10 cerpen terbaik juga akan ditetepkan 1 cerpen terfavorit berdasar jumlah REVIEW terbanyak untuk mendapatkan paket buku dan diskon Paket Penerbitan Reguler 50% di Leutikaprio.com.


Ayo Ikutan :) Nggak nyesel kalo ikutan dah 

Lomba Essai 2011

Lomba Essay Pelajar Mahasiswa MIT (Media Informasi Teknik) FT UGM Total Hadiah Rp 2,25 Juta
November Lomba Essay Pelajar Mahasiswa MIT (Media Informasi Teknik) FT UGM Total Hadiah Rp 2,25 Juta

Lomba peserta adalah pelajar SMP, SMA dan Mahasiswa, deadline 31 November 2011 pada pukul 23.59 WIB. Total Hadiah Rp 2,25 Juta + Sertifikat.

Sebagai departemen yang bergerak di bidang media dan informasi, MIT (Media Informasi Teknik) yang berada di bawah naungan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM KMFT) UGM telah merancang suatu program kerja Lomba Menulis Essay. Tercetusnya ide untuk mengadakan program ini utamanya adalah untuk memperkenalkan nama departemen MIT tidak hanya di kalangan mahasiswa Fakultas Teknik UGM dan Fakultas lain di UGM, namun juga di kalangan mahasiswa di universitas selain UGM juga para pelajar di seluruh Indonesia.
Melalui kompetisi menulis essay ini diharapkan dapat menjadi fasilitator bagi penyaluran minat dan bakat para pelajar dan mahasiswa berkompeten di Indonesia terutama di bidang menulis. Tidak hanya itu, dari tema yang kami angkat dalam kompetisi menulis ini diharapkan juga dapat menjadi wadah untuk menampung aspirasi, pandangan, dan asumsi para pelajar dan mahasiswa tentang Indonesia di mata mereka. Wujud sumbangsih bagi peningkatan Indonesia ke depannya.
Ketentuan Umum :
Pelajar SMP, SMA dan Sederajat, dan Mahasiswa yang masih menjalani masa kuliah atau kegiatan belajar mengajar.
Bersifat perseorangan bukan kelompok.
Tema tulisan Caraku Mencintai Indonesia, jenis font Arial ukuran 12 dengan spasi 1,5 dan minimal 2 halaman A4 (tidak termasuk data diri).
Mengirimkan maksimal 2 judul karya.
Bahasa yang digunakan bebas, baku dan sopan.
Karya harus orisinil dalam bentuk essay dan belum pernah dipublikasikan.
Melampirkan fotokopi Kartu Pelajar/Kartu Tanda Mahasiswa.
Naskah berbentuk Soft copy dengan format .pdf/.doc
Naskah dikirim ke e-mail resmi MIT (mit.bemft@gmail.com) selambatnya-lambatnya 31 November 2011 pada pukul 23.59 WIB.
Karya yang dikirimkan menjadi hak panitia dan belum pernah dimuat dalam media apapun.
November Lomba Essay Pelajar Mahasiswa MIT (Media Informasi Teknik) FT UGM Total Hadiah Rp 2,25 Juta
Hadiah :
Juara 1 : Rp 1.000.000,- + Sertifikat
Juara 2 : Rp 750.000,- + Sertifikat
Juara 3 : Rp 500.000,- + Sertifikat
CP : 085210815595 / mit.bemft@gmail.com
Baca Informasi Selengkapnya di : November Lomba Essay Pelajar Mahasiswa MIT (Media Informasi Teknik) FT UGM Total Hadiah Rp 2,25 Juta - Info Lomba Kompetisi 2011 http://www.lomba.web.id/2011/11/november-lomba-essay-pelajar-mahasiswa.html#http://www.lomba.web.id/2011/11/november-lomba-essay-pelajar-mahasiswa.html#ixzz1dgszCrNlixzz1dgszCrNl
Follow : http://twitter.com/lomba_ku

Lomba Bentang Belia 30 Hari 30 Buku NOVEMBER 2011

Berikut ini saya lansir ulang bocoran syarat-syarat tentang “Lomba Menulis Novel Remaja” yang diadakan oleh Penerbit Bentang Pustaka:

1. Peserta berusia minimal 13 tahun dan maksimal tidak terbatas;

2. Naskah genre remaja, bisa berupa novel atau kumpulan cerpen, tema apa saja (horor, sci-fi, dll);

3. Naskah diketik dengan menggunakan kertas A4 minimal 80 halaman spasi 2 dengan jenis huruf Times New Roman ukuran 12;

4. Naskah bisa dikirim lewat email: bentangbelia@yahoo.com atau lewat pos (print out) ke Penerbit Bentang Pustaka paling lambat pertengahan Desember dengan subyek email/judul pos: “BENTANG BELIA : 30 HARI 30 BUKU”.

5. Info lengkap atau pertanyaan hal-hal yang belum jelas sila cek Timeline @bentangpustaka atau cek di FB Bentang Pustaka.

Ayo Ikutan ^_^ Gue aja ikutan masa kalian nggak?

Buat temen-temen sekolah gua ikutan wey, siapa tau di antara kita ada yang menang kan lumayan :) hahaha bisa makan-makan wuh :)

Rabu, 16 November 2011

Demokrasi

Soal : Demokrasi pancasila pada masa orde baru 

Tiga periode telah berlalu pemilihan Presiden secara langsung, diikuti dengan pemilihan Gubernur, Bupati dan Kepala Desa. Betapa besar energi dan Dana terkuras serta dampak buruk sosial yang terjadi atas penyelenggaraan pemilihan langsung. Dr. Sutaryo dosen UGM dalam suatu wawancara di TV menyatakan bahwa demokrasi yang sedang dijalani bangsa ini adalah Demokrasi LIBERAL, bukan Demokrasi PANCASILA. Demokrasi bangsa ini khas, tercantum dalam sila ke4 Pancasila" Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/Perwakilan". Kita telah melihat dengan mata kepala sendiri apa yang terjadi dengan perubahan sistem demokrasi, khususnya dalam pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati/walikota dan Kepala Desa. Kita mungkin bangga karena dipuji oleh Presiden Obama, bahwa Domokrasi di Indonesia baik, ya wajar karena sudah sesuai dengan yang ia inginkan (sama dengan Amerika). Di sisi lain Obama memuji Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia. Era reformasi membuat semua orang ingin mengubah segalanya, termasuk sistem pemilihan. ingatlah tidak semua produk UU/sistem orde baru itu buruk. Bisa dikaji ulang produ-produk UU/sistem orde baru, perbaiki kekurangannya dan bila banyak kelemahan/belum ada, maka gantilah/buatlah produk UU/sistem baru. Pemilihan Presiden dan lainnya versi orde baru sudah sesuai dengan dasar negara Pancasila seperti disebutkan di atas. Marilah kita lihat keburukan yang terjadi dengan demokrasi liberal (pilih langsung oleh rakyat):
  1. Biaya penyelenggaraan yang di keluarkan Negara dan para calon begitu besar. Sementara masih banyak program yang harus dijalankan untuk menyejahterakan rakyat. Apabila dana-dana tersebut dialihkan ke program peningkatan Pendidikan, Pengembangan IPTEK, Pembinaan SDM (Aparat, Pejabat, wakil rakyat dan masyarakat),  pengentasan kemiskinan, tentu akan jauh lebih bermanfaat bagi rakyat banyak.
  2. Korupsi merajalela akibat dari biaya yang harus dikeluarkan untuk pencalonan, kampanye dan politik uang dari para calon/partai pengusung. Setelah terpilih, mereka berusaha mengembalikan uang yang telah dikeluarkannya.
  3. Ada pejabat (mungkin banyak)  yang kurang memperhatikan nasehat (positif) pimpinannya, karena merasa ia dipilih oleh rakyat bukan oleh atasan, sementara bawahan juga demikian, menganggap pimpinannya hanya 5 tahun. Akibatnya di depan baik, di belakang apa yang instruksikan tidak dikerjakan.
  4. Awalnya anarkisme, bentrokan  terjadi saat kampanye, lalu berkembang di luar kampanye. Bentrokan antar peserta pemilihan paling tidak akan terjadi lebih dari separoh. Bila pilihan Bupati/walikota sekitar 500 kali lebih, Gubernur 30 kali lebih, Presiden sekali dan Kepala Desa sekian ribu kali, maka  perebutan yang melibatkan seluruh rakyat berapa kali dari separohnya. Permasalahan yang terjadi banyak sekali, tenaga terkuras hanya untuk menangani pemilihan saja, akibatnya program-program  kurang mendapat perhatian. Janji-janji program2  banyak yang tidak dijalankan biasa, bukan beban bagi calon yang terpilih.
  5. Pilihan rakyat langsung,  sulit sekali Wakil rakyat/ MPR memberhentikan Presiden, demikian juga di level di bawahnya,  Gubernur, Bupati/walikota dan Kepala Desa. Pemberhentian dilakukan menunggu rakyat main hakim sendiri, terjadi huru hara atau anarkis massal. Pejabat di negara ini  tidak seperti Pejabat di Jepang, Cina atau negara lainnya, bila tidak mampu atau tersandung kasus lalu mengundurkan diri. Semestinya  degan argumen dan bukti yang kuat bisa saja diberhentikan, tidak perlu menunggu banyak fasilitas yang di rusak.
**

Soal : Demokrasi era reformasi

Jika kita urutkan dalam 2 suku kata,
Demokrasi = hukum yang berlaku
Reformasi = perubahan

Masalahnya, dalam kasus 1998, terjadi misunderstanding pada arti "Reformasi"
dimana arti reformasi berubah menjadi "kebebasan yg bebas"
sehingga terjadi pembalakan hutan, riot, dan hal2 buruk yg tidak di inginkan
maka kita di sini, menegas kan bahwa

Demokrasi Reformasi adalah demokrasi yang menuntut perubahan bagi rakyat menuju ke arah yang lebih baik

Contoh-Contoh Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia pada era Reformasi

Pemilu 2004 adalah pemilu pertama sejak Indonesia merdeka yang dilaksanakan secara langsung, dalam arti masyarakat Indonesia dapat memilih Capres (Calon Presiden) dan Cawapres (Calon Wakil Presiden) dan memilih anggota legislatif secara langsung. Peserta pemilu legislatif tahun 2004 sebanyak 24 partai dan dimenangkan oleh Partai Golongan Karya, sedangkan peserta Pilpres (Pemilihan Presiden) sebanyak 5 pasangan dan dimenangkan oleh pasangan SBY-JK (Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla). Pemilu 2004 adalah salah satu contoh pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada era reformasi karena dilaksanakan secara bersih dan demokratis.

Melaksanakan kampanye terbuka pada tahun 2009, KPU memutuskan untuk mengadakan Kampanye Terbuka, yang dimana para kompetitor mempunyai jadwal yang ketat dalam berkampanye dalam waktu yang singkat… Hal ini merupakan salah satu contoh pelaksanaan demokrasi. Namur hal ini juga tidak lepas dari banyak kekurangan, seperti panitia dengan kinerja buruk, cuaca tidak mendukung, para perusuh dari partai lain. Mestinya di dalam Kampanye Terbuka, hal ini harus di HILANGKAN secara hermanen agar menciptakan demokrasi.

Semua golongan bisa menjadi caleg hanya dengan modal NEKAT dan BERANI, para pengangguran yang biasa kerja free lance jadi tukang becak, satpam, tiba-tiba di panggil oleh para anggota parpol agar menjadi CALEG, memang hal ini benar sesuai dengan demokrasi, Namur apakah kita tidak kasihan dengan orang-orang yang sudah bersekolah mal ingá ke junjung S2, Namur slotnya di ambil orang-orang semacam itu?

Demonstrasi atau unjuk rasa diperbolehkan asal secara tertib, damai, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Perwakilan dari pendemo wajib melaporkan tentang jumlah anggota pendemo, lokasi demonstrasi, atribut yang dipakai kepada pihak kepolisian sebelum unjuk rasa dilaksanakan. Hal ini adalah salah satu contoh pelaksanaan demokrasi di era reformasi karena kita tahu unjuk rasa adalah hal yang dilarang pada masa pemerintahan Orde Baru.

Pemilihan kepala daerah secara langsung mulai dilakukan pada masa pemerintahan sekarang yaitu pemerintahan SBY, sebelumnya kepala daerah dipilih atau ditunjuk oleh Menteri Dalam Negeri. Sekarang, masyarakat dapat memilih kepala daerahnya masing-masing seperti pemilihan presiden secara langsung. Hal ini adalah salah satu contoh pelaksanaan demokrasi di era reformasi karena dengan Pilkada secara langsung, kepala daerah yang terpilih adalah pilihan rakyat bukan pemerintah.

Kebebasan pers media cetak maupun elektronik mulai timbul sejak lengsernya dinasti orde baru, dalam hal ini pers dapat bebas berpendapat dan mengkritik kinerja pemerintah jika kinerjanya buruk. Hal ini adalah salah satu contoh pelaksanaan demokrasi di era reformasi karena pada masa Orde Baru, pers tidak mendapat kebebasan berpendapat dan dilarang mengkritik kinerja pemerintah. Sebagai contoh, beberapa media cetak pada masa Orde Baru ditutup secara paksa karena dinilai mengkritik dinasti Soeharto.

Earning Per Share

a.      Definisi Earning Per Share Earning Per Share (EPS) atau pendapatan perlembar saham adalah bentuk pemberian keuntungan yang diberik...