Rabu, 13 Februari 2013

Protein Anti-HIV Ditemukan


Peneliti dari University of California di Los Angeles (UCLA), Amerika Serikat, menemukan protein yang sanggup memblokir virus. Temuan ini membuka harapan baru untuk memerangi penyakit mematikan.
Dalam laporan penelitian yang diterbitkan pada jurnal Immunity Januari lalu, peneliti menerangkan kehebatan protein tersebut. Adalah enzim cholesterol-25-hydroxylase (CH25H) yang sanggup mengubah kolesterol menjadi oksisterol 25-hydroxycholesterol (25HC). Senyawa oksisterol menyusup ke dalam dinding sel, membentuk benteng kuat yang tak sanggup ditembus virus.
Enzim CH25H diaktifkan oleh protein antiviral yang dihasilkan tubuh. Bak lonceng peringatan, protein ini mengirimkan pesan kepada tubuh agar segera melepaskan enzim. "Produksi alami ini bisa diatur," kata peneliti mikrobiologi, imunologi, dan genetika molekuler UCLA, Su-Yang Liu.
Penelitian awal membuktikan enzim bisa menghambat virus HIV masuk ke dalam sel. Penelusuran lanjutan pada tikus pengidap HIV menunjukkan kecenderungan yang sama. Ketika enzim pada tikus disuntikkan ke dalam jaringan tubuh manusia, jumlah serangan HIV berkurang drastis tujuh hari kemudian. Enzim juga melawan pengurangan limfosit yang menyertai gejala penyakit pada pengidap virus yang menyerang 200 ribu orang Indonesia tersebut.
Sementara itu, virus lain seperti ebola, demam rift valley, dan nipah mengalami hambatan pertumbuhan ketika bertemu dengan enzim tersebut. Hasil penelitian menerbitkan keinginan peneliti untuk menghambat virus sedari dinding sel.
Metoda pertahanan menggunakan enzim ini dinilai lebih ampuh ketimbang menggunakan metoda terapi gen. Pada terapi gen, protein antiviral diaktifkan menggunakan ekspresi gen. "Hingga sekarang, sulit mengaktifkannya," kata Liu.
Meski ampuh, metode enzim memiliki beberapa kelemahan. Enzim sulit disuntikkan dalam dosis tinggi. Selain itu, kehebatannya memerangi penyakit mematikan seperti ebola dan nipah harus diuji langsung kepada manusia. (tempo)

Kecelakaan anak Hatta, kasus Annisa dan ketidakadilan aparat


MERDEKA.COM. Aparat penegak hukum sepertinya sudah benar-benar tak peduli lagi dengan keadilan warga negara. Mereka hanya bisa garang saat berhadapan dengan orang kecil, tetapi seketika nyali menciut saat berurusan dengan para penggede. Segala macam kritik masyarakat hanya masuk kuping kanan, lalu keluar kuping kiri.

Dagelan hukum kembali dipertontonkan. Semakin kentara jika membandingkan penanganan kasus kecelakaan maut anak Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa dengan kasus loncatnya mahasiswi Universitas Indonesia Annisa Azward (20) dari angkot. Memang dalam kasus ini Annisa adalah korban, dan sopir angkot, Jamal bin Samsuri (37) memang harus diperiksa.

Tetapi yang mengherankan adalah soal penahanan. Sejak kejadian Rabu (6/2), Jamal langsung ditahan di Unit Lantas Daan Mogot, Jakarta Barat. Hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya unsur kriminalitas, seperti percobaan perampokan, pemerkosaan dan penculikan. Dugaan sementara mahasiswi semester empat itu nekat loncat karena ketakutan.

Kini polisi sudah menetapkan Jamal sebagai tersangka, dengan dijerat pasal 359, tentang kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Selain itu, Jamal juga bisa dijerat dengan UU Lalu Lintas karena membawa angkot di luar trayek.

Jika menengok kasus Jamal tentu tak seberat dengan Rasyid. Putra bungsu Hatta Rajasa itu pada 1 Januari silam, mengemudikan mobil BMW dengan kecepatan tinggi lalu menabrak mobil Luxio di Tol Jagorawi. Dalam kecelakaan tersebut dua orang meninggal. Memang Rasyid sudah menjadi tersangka, tapi diistimewakan. Rasyid dijerat pasal 283, 287 dan 310 UU Lalu Lintas No 22 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Setelah kejadian, polisi tidak menahan pria yang menimba ilmu di London, Inggris itu dengan alasan trauma, dan pihak keluarga memberi jaminan Rasyid akan kooperatif.
Ternyata Rasyid kembali mendapat perlakuan khusus. Saat pelimpahan berkas tahap kedua dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Rasyid tidak ditahan.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane melihat kasus yang dialami sopir angkot lebih ringan ketimbang kasus anak Hatta yang menelan korban jiwa. Seharusnya, kata Neta, jika Jamal yang belum terbukti melakukan pidana ditahan, Rasyid juga mendapat perlakukan yang sama.

"Kasus lebih berat Rasyid, harusnya diperlakukan sama dengan sopir angkot, Rasyid harus ditahan," katanya.

Kondisi seperti ini kata Neta, akan semakin memperburuk citra aparat kepolisian di mata masyarakat. Untuk itu, dia mendorong, agar kejaksaan membuat dakwaan dengan benar. "Jangan sampai karena BAP lemah berdampak pada dakwaan. Sehingga nanti hakim menjatuhi putusan hukuman percobaan," ujarnya.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Suhardi Alius menjamin proses penyelidikan kasus Annisa akan berjalan secara obyektif. "Sekarang polisi sedang mencari saksi-saksi lain untuk objektifitas, supaya tidak salah dalam mengambil keputusan. Saya sudah meminta ke jajaran Polda Metro Jaya kalau tidak bersalah (sopir) yang harus dilepas," kata Suhardi.
Sumber: Merdeka.com

Rabu, 06 Februari 2013

Auto (Cerpen)



Auto
Oleh Aula Nurul M


Entahlah hidup ini mungkin begitu mudah bagiku tapi, kemudahan itu terlalu menyiksa dan kau tahu seperti apa itu hidup? Tentu, kau akan berpikir seperti lingkaran tapi hidup itu tidak pernah berputar sedikitpun dariku. Benarkah? Entahlah, aku pun di buat bingung oleh ’nya’.

Auto, anak laki-laki yang berusia 17 tahun. Dia hidup lebih mudah dari yang di bayangkn orang tapi, baginya hidup begitu rumit.

”Jika aku terluka dan kehilangan darah, siapa yang akan menjadi donor darahku?” Tanya Auto pada Hena, seorang wanita cantik yang menjadi tangan kanannya. ”Kau tidak bisa menjawabnya?” Auto tertawa kecil sejenak. ”Tentu saja, aku bukan manusia dan DNA dalam tubuhku bukan DNA manusia.”

”Setidaknya kau bisa berpikir dan merasakan sesuatu dalam dadamu seperti manusia.” Hena mengambilkannya soft-drink padanya lalu menatapnya. Mereka duduk di meja yang sama, di ruang tengah, di rumah yang berada pada kedalaman puluhan meter dari permukaan tanah. ”Kau tampan dan wajahmu seperti manusia, kau bisa di katakan manusia.”

Auto tertawa melihat Hena yang selalu berkata bahwa hidupnya baik-baik saja selama dia hidup seperti manusia biasa. Ya, Hena tahu bahwa anak laki-laki yang lebih muda 5 tahun dari nya itu bukan manusia biasa, dia terlahir dari sebuah percobaan ilmiah.

**

”Woy To! Tugas biologi lo udah selesai kan?” Tanya Davin, teman sekelas Auto. Dia sudah berada di sebuah SMU selama 2 bulan ini. “Woy!”

”Udah.” Lalu Auto melemparkan buku tugasnya.

Hena melangkah dengan santai, dia begitu gembira bisa menemani Auto di sebuah sekolahan. Setidaknya dia juga bisa bebas sedikit dari tugasnya. Berada di sebuah sekolah membuatnya dapat bernafas lebih lega.

”Kau terlambat.” Kata Auto. ”Apa kau bermain di luar sana?”

”Masa SMU-ku sudah berlalu 6 tahun lalu, aku seorang siswi yang cerdas.” Jelas Hena. ”Aku berada di sini karena dirimu, yah seharusnya aku berterimakasih karena kau meringankan tugasku.” Hena langsung duduk di samping Auto dan melemparkan senyumnya tanpa henti.

”Mereka telah membuangku bukan?” Tanya Auto lebih jelas dan lirih. ”Salah, maksudku mereka mengasingkanku dan tempat ini terlalu buruk untukku.” Dia tersenyum kecil, Hena memintanya untuk lebih banyak bicara. ”Ya, kau tahu aku siapa dan tidak seharusnya aku berada di tempat ini. Ini tidak akan berguna dan ini sia-sia bagiku.” Dia mulai membuka buku biologinya. ”Semua pelajaran ini sudah kupelajari dan kau tahu, aku tidak membutuhkannya kecuali ini bisa merubahku menjadi manusia.”

**

Dr.Fildman meminta Auto untuk datang ke laboratoriumnya. Mereka sedikit berbincang di sana dan seperti biasa, Dr.Fildman memeriksa kesehatan Auto.

Dia baik-baik saja, Auto tidak sakit, dia sehat, dan dia memang di ciptakan untuk tidak pernah sakit.

”Percobaan kalian akan sampai kapan?” Tanya Auto.

”Kau ingin bertanya hidupmu akan sampai kapan?” Dr.Fildman lebih memperjelas pembicaraan itu. ”Harusnya kau tahu, kau tidak akan pernah mati karena kau hidup kami.”

”Ya, aku tahu, kau dan semua orang yang merancangku telah menghabiskan seluruh hidupnya untuk tubuhku bukan?” Dia membuat sebuah reaksi eksotern di laboratorium itu sambil memperhatikannya. ”Ini kupelajari saat masuk di sekolah tapi, sekolah itu tidak mengajarkanku bagaimana aku di buat dan apa alasanku untuk di buat.”

Auto sempat sulit beradaptasi di dunia manusia yang sesungguhnya, selama hidupnya hanya orang-orang yang merancang dan menjaganya saja yang di kenal, tidak lebih. Namun, Hena membantunya untuk bisa bicaraa dan bersikap seolah dia remaja biasa.

Anak laki-laki yang baru saja berada di dunia manusia sesungguhnya ini sempat mendengar bahwa sekolah adalah gudang ilmu. Itu membuatnya bertanya saat KBM berlangsung, dia bertanya tentang bagaimana sebuah percobaan membuat sebuah benda yang dapat hidup seperti manusia namun itu bukan manusia. Dan tentu saja, teman-teman sekelasnya tertawa.

”Kau sedang bermain-main dengan tabung reaksi itu atau kau marah padaku?” Tanya Dr. Fildman. ”Kau akan tetap hidup bahkan jika kau mengizinkan, aku akan membuang ingatanmu selama 17 tahun ini.” Dia menatap tajam Auto. ”Tapi jika aku melakukan itu, sama saja aku membodohi diriku sendiri.”

**

”Sob, Hena sahabat loe itu udah punya pacar belum?” Tanya Davin. ”Ya, kalo boleh sih gua mau ngedeketin dia.”

”Deketin aja, nggak ada yang ngelarang.”

”Ngedeketin mah gampang tapi gua segen, Hena pinter banget. Orang pinter kan susah di deketin.” dia tersenyum-senyum tidak jelas. ”Lo tau kan maksud gua?”

Auto makan siang bersama Davin di kantin sekolah. Mereka menghabiskan 2 mangkuk bakso dan beberapa gelas minuman dingin.

Bagi Davin, Auto adalah teman yang baik apalagi dia selalu memberi contekan. Namun, dia sedikit kesal karena Auto terkadang terasa aneh sikapnya.

**

”Kau tahu bahwa hidrogen klorida bukan merupakan asam basa?” Tanya Auto, Hena diam. ”Tapi, saat di larutkan ke dalam air akan menghasilkan ion H+, kau tahu itu?” Hena tidak mengerti apa makna lain yang di bicarakan Auto. ”Ya, kau mengerti tentunya tapi jika itu di artikan dalam hidupku, apakah kau bisa mengerti?”

”Tentu tidak, hidupmu begitu mudah, kau bisa mengaturnya sendiri, hanya saja kau ingin menjadi manusia.” Jelas Hena. ”Tapi itu sama halnya dengan kau akan terjun ke dalam tantangan kematianmu. Itu maksudmu bukan?”

”Kecuali mereka membuat sebuah percobaan agar aku benar-benar menjadi manusia.”

**

Dia bukan di buang, dia di asingkan tapi sebenarnya Dr.Fildman ingin Auto menjaani hidup sebagai manusia dimana tetap berada di bawah kendalinya. Bagaimana pun keingin Auto di ketahui semua manusia yang merancangnya dan itu sudah di perkirakan oleh mereka semenjak merancang Auto beberapa puluh tahun lalu.

”Loe jadi kapten basket aja, berkat loe, TIM basket sekolah ini menang terus padahal lo baru tiga bulan di sekolah ini.” Rio senang dengan kehadiran Auto di tim basket sekolah. ”Gua rela mundur dari jabatan gua asal tim kita menang sob.” lalu dia menepuk pundak Auto pelan.

”Menurut gua kehidupan di sini, bukan hak gua.” Kata Auto singkat.

Rio tidak menanggapi ucapan Auto, baginya sosok Auto adalah sosok yang cukup misterius tapi, Auto cerdas dalam segala bidang.

Dia sudah mengenal Auto lebih dekat semenjak Auto bergabung dengan TIM basket sekolah. Awalnya, dia tidak menyukai Auto yang cendrung pendiam tapi semakin lama, Auto mulai banyak bicara.

”Sejak kapan lo suka basket To?” Tanyanya, ”Seorang anak baru pembawa berkah kayak lo pasti udah lama belajar.”

”Entahlah.” Kata Auto singkat. ”Gu.................

Mau tau lanjutannya?
Rahasia dongs :) 
Komentarin dulu yan ini ^_^ okeeey?  



Copast tanpa izin dul mandul ^_^ 







Selasa, 05 Februari 2013

Entahlah

Catatan ini telah dihapus

Kucing Melahirkan Anak Ayam

Ada-ada saja cerita di muka bumi ini. Seekor kucing bisa melahirkan seekor anak ayam. Kisah unik ini dialami si Meong milik seorang janda di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Situbondo, Jawa Timur.
Tepatnya Rabu (23/1/2013) lalu, induk kucing Jumani melahirkan. Dari empat anak yang dilahirkan kucing peliharaan Jumani (44), hanya satu yang berwujud anak ayam. Tiga ekor lainnya lahir normal, seperti anak kucing umumnya.
Sulit dipercaya, tapi itulah cerita unik yang membuat heboh Desa Semiring. Merebaknya kucing melahirkan anak ayam itu sontak membuat heboh. Warga yang penasaran pun berbondong-bondong mendatangi rumah sang janda untuk menyaksikan anak ayam beribu kucing berbulu putih dominan itu.
"Saya tidak mengada-ada, anak ayam itu benar-benar dilahirkan kucing milik saya. Buat apa saya berbohong, saya ini orang awam. Tak punya maksud apa-apa. Makanya, saya tidak mau memaksa orang untuk percaya. Saya justru risih banyak orang yang melihat. Takut induknya tak mau lagi (mengurus) sama anaknya," kata Jumani di rumahnya, seperti dikutip Tribunnews dari Jurnaldunia.com, Sabtu (2/2/2013).
Jumani mengungkapkan, semula ia juga tak percaya kucing kesayangannya melahirkan anak ayam. Jumani mengaku baru tahu kucingnya melahirkan saat mendengar suara anak ayam dari dalam lemari pakaiannya.
Begitu dibuka, ternyata kucingnya melahirkan dalam lemari itu. Betapa terkejutnya, ketia menatap satu dari anak kucingnya berupa anak ayam. Kala itu, kata Jumani, kondisi induk kucing dan semua anak kucing masih basah.
"Anak ayamnya itu juga masih basah. Waktu saya lihat semuanya masih dijilati sama induknya, termasuk anak ayam itu. Tak ada pecahan telur, saya yakin anak ayam itu lahir dari rahim induk kucing itu. Saya tak bilang ke siapa-siapa, hanya satu keluarga yang tahu. Setelah itu banyak orang yang datang, tak tahu siapa yang menyebarkan," tandas Jumani.
Rumah Jumani menjadi tujuan orang-orang penasaran. Dan, kucing berikut anak-anaknya itu tetap dibiarkan di tempat persalinannya, dalam lemari pakaian.
Si induk terlihat begitu menyayangi anak-anaknya, termasuk si anak ayam. Saat si anak ayam berbulu hitam agak menjauh, sang induk buru-buru menggiring ke dekatnya menggunakan kaki depannya.
Dari bentuknya, anak ayam yang dilahirkan induk kucing itu, seperti lazimnya anak ayam. Hanya bagian wajahnya sedikit berbeda. Wajah anak ayam itu mirip muka burung hantu. Bulu-bulunya juga tampak lebih halus dan mengkilat.
"Mukanya seperti burung hantu. Tadi waktu banyak warga melihat, induknya seperti risih. Kalau bukan anaknya, anak ayam itu sudah dicakar sama induk kucing itu. Dan, anak ayamnya itu terus teriak cari induknya," kata Rizal, seorang warga sambil tersenyum.
Ulah lucu terlihat ketika anak ayam sesekali mematuk-matuk puting induknya. Itu dilakukan saat ketiga anak kucing yang lain menyusu induknya. Jumani mengaku baru tiga hari setelah dilahirkan, memberi pakan anak ayam berupa beras campur jagung.
"Kata orang-orang, anak ayamnya khawatir lemas dan mati. Sebelum kejadian ini saya tidak punya firasat apa-apa," tutur Jumani.
Sebelum melahirkan anak ayam, kucing yang dipelihara Jumani sejak kecil itu telah tiga kali melahirkan. Setiap beranak kucing itu melahirkan 3-4 ekor anak kucing. Mendapati anak ayam di antara anak kucing yang dilahirkan si induk kucing, Jumani berniat terus memeliharanya.
"Sebelum melahirkan, saya sempat minta ibu membuang induk kucing itu. Ya, kalau melahirkan selalu banyak, tiga sampai empat ekor. Tapi ibu saya menolak dan membiarkan induk kucing itu. Tak tahunya lahir anak ayam," tandas M Khalik, anak Jumani.
(tribun/4/2/13)


--





Foto: Kucing Melahirkan Anak Ayam

Ada-ada saja cerita di muka bumi ini. Seekor kucing bisa melahirkan seekor anak ayam. Kisah unik ini dialami si Meong milik seorang janda di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Situbondo, Jawa Timur.
Tepatnya Rabu (23/1/2013) lalu, induk kucing Jumani melahirkan. Dari empat anak yang dilahirkan kucing peliharaan Jumani (44), hanya satu yang berwujud anak ayam. Tiga ekor lainnya lahir normal, seperti anak kucing umumnya.
Sulit dipercaya, tapi itulah cerita unik yang membuat heboh Desa Semiring. Merebaknya kucing melahirkan anak ayam itu sontak membuat heboh. Warga yang penasaran pun berbondong-bondong mendatangi rumah sang janda untuk menyaksikan anak ayam beribu kucing berbulu putih dominan itu.
"Saya tidak mengada-ada, anak ayam itu benar-benar dilahirkan kucing milik saya. Buat apa saya berbohong, saya ini orang awam. Tak punya maksud apa-apa. Makanya, saya tidak mau memaksa orang untuk percaya. Saya justru risih banyak orang yang melihat. Takut induknya tak mau lagi (mengurus) sama anaknya," kata Jumani di rumahnya, seperti dikutip Tribunnews dari Jurnaldunia.com, Sabtu (2/2/2013).
Jumani mengungkapkan, semula ia juga tak percaya kucing kesayangannya melahirkan anak ayam. Jumani mengaku baru tahu kucingnya melahirkan saat mendengar suara anak ayam dari dalam lemari pakaiannya.
Begitu dibuka, ternyata kucingnya melahirkan dalam lemari itu. Betapa terkejutnya, ketia menatap satu dari anak kucingnya berupa anak ayam. Kala itu, kata Jumani, kondisi induk kucing dan semua anak kucing masih basah.
"Anak ayamnya itu juga masih basah. Waktu saya lihat semuanya masih dijilati sama induknya, termasuk anak ayam itu. Tak ada pecahan telur, saya yakin anak ayam itu lahir dari rahim induk kucing itu. Saya tak bilang ke siapa-siapa, hanya satu keluarga yang tahu. Setelah itu banyak orang yang datang, tak tahu siapa yang menyebarkan," tandas Jumani.
Rumah Jumani menjadi tujuan orang-orang penasaran. Dan, kucing berikut anak-anaknya itu tetap dibiarkan di tempat persalinannya, dalam lemari pakaian.
Si induk terlihat begitu menyayangi anak-anaknya, termasuk si anak ayam. Saat si anak ayam berbulu hitam agak menjauh, sang induk buru-buru menggiring ke dekatnya menggunakan kaki depannya.
Dari bentuknya, anak ayam yang dilahirkan induk kucing itu, seperti lazimnya anak ayam. Hanya bagian wajahnya sedikit berbeda. Wajah anak ayam itu mirip muka burung hantu. Bulu-bulunya juga tampak lebih halus dan mengkilat.
"Mukanya seperti burung hantu. Tadi waktu banyak warga melihat, induknya seperti risih. Kalau bukan anaknya, anak ayam itu sudah dicakar sama induk kucing itu. Dan, anak ayamnya itu terus teriak cari induknya," kata Rizal, seorang warga sambil tersenyum.
Ulah lucu terlihat ketika anak ayam sesekali mematuk-matuk puting induknya. Itu dilakukan saat ketiga anak kucing yang lain menyusu induknya. Jumani mengaku baru tiga hari setelah dilahirkan, memberi pakan anak ayam berupa beras campur jagung.
"Kata orang-orang, anak ayamnya khawatir lemas dan mati. Sebelum kejadian ini saya tidak punya firasat apa-apa," tutur Jumani.
Sebelum melahirkan anak ayam, kucing yang dipelihara Jumani sejak kecil itu telah tiga kali melahirkan. Setiap beranak kucing itu melahirkan 3-4 ekor anak kucing. Mendapati anak ayam di antara anak kucing yang dilahirkan si induk kucing, Jumani berniat terus memeliharanya.
"Sebelum melahirkan, saya sempat minta ibu membuang induk kucing itu. Ya, kalau melahirkan selalu banyak, tiga sampai empat ekor. Tapi ibu saya menolak dan membiarkan induk kucing itu. Tak tahunya lahir anak ayam," tandas M Khalik, anak Jumani.
(tribun/4/2/13)

---------------------------------------------------------------------------
Jam tangan murah, tapi kenapa artis terkenal kok pada demen ya, Cek aja di sini kalo gak percaya --->http://bit.ly/VkUzqL

Redakan hidung tersumbat tanpa obat

Redakan hidung tersumbat tanpa obat

Hidung tersumbat adalah salah satu gejala pilek yang menyebalkan. Namun sebenarnya Anda bisa meredakan hidung tersumbat tanpa obat. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Yahoo Shine berikut ini.

Mandi air hangat
Mandi air hangat akan membuat uap membuka saluran pernapasan. Atur napas sedemikian rupa ketika mandi. Sehingga pada akhirnya hidung akan mampu bernapas dengan lega.

Olahraga
Tubuh rasanya memang lemah ketika pilek. Tetapi cobalah untuk berolahraga. Cukup berjalan kaki, joging, atau lakukan aktivitas fisik lain selama 20 menit untuk meredakan hidung yang tersumbat.

Minum teh jahe
Teh jahe, minuman yang tepat dinikmati ketika hidung tersumbat. Sebab selain nikmat, di dalamnya kaya akan antioksidan yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, aromanya juga akan membantu Anda melancarkan pernapasan.

Neti pot
Neti pot adalah sebuah alat yang bentuknya seperti teko kecil. Biasanya, air garam yang dimasukkan di dalamnya digunakan untuk membilas hidung yang tersumbat. Memang cara ini cukup efektif meredakan hidung tersumbat, tetapi jaga kebersihan neti pot dan gunakan air matang ketika membilas hidung.

Itulah beberapa cara alami tanpa menggunakan obat untuk meredakan hidung tersumbat. Semoga Anda cepat sembuh!





Sumber :https://www.facebook.com/BeritaHarFes Foto: Redakan hidung tersumbat tanpa obat

Hidung tersumbat adalah salah satu gejala pilek yang menyebalkan. Namun sebenarnya Anda bisa meredakan hidung tersumbat tanpa obat. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Yahoo Shine berikut ini.

Mandi air hangat
Mandi air hangat akan membuat uap membuka saluran pernapasan. Atur napas sedemikian rupa ketika mandi. Sehingga pada akhirnya hidung akan mampu bernapas dengan lega.

Olahraga
Tubuh rasanya memang lemah ketika pilek. Tetapi cobalah untuk berolahraga. Cukup berjalan kaki, joging, atau lakukan aktivitas fisik lain selama 20 menit untuk meredakan hidung yang tersumbat.

Minum teh jahe
Teh jahe, minuman yang tepat dinikmati ketika hidung tersumbat. Sebab selain nikmat, di dalamnya kaya akan antioksidan yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, aromanya juga akan membantu Anda melancarkan pernapasan.

Neti pot
Neti pot adalah sebuah alat yang bentuknya seperti teko kecil. Biasanya, air garam yang dimasukkan di dalamnya digunakan untuk membilas hidung yang tersumbat. Memang cara ini cukup efektif meredakan hidung tersumbat, tetapi jaga kebersihan neti pot dan gunakan air matang ketika membilas hidung.

Itulah beberapa cara alami tanpa menggunakan obat untuk meredakan hidung tersumbat. Semoga Anda cepat sembuh!

-------------------------------------------------------------------------------
Bantal yg dapat menyala, unik dan romantis. Klik disini http://bit.ly/TkTl26

Earning Per Share

a.      Definisi Earning Per Share Earning Per Share (EPS) atau pendapatan perlembar saham adalah bentuk pemberian keuntungan yang diberik...