Senin, 13 Februari 2012

Kumpulan SOAL bahasa Indonesia



1.      Membaca memindai disebut juga …
a.      Sacanning
b.      Scanning
c.      Skimming
(A)


2.      Kegiatan membaca ide pokok secara tepat pada suatu bacaaan adalah.
a.      Scanning
b.      Skimming
c.      Transiming
(B)


3.      Piranti kohesi yang ada dalam tulisan tekstual disbut juga….
a. Andosfora
b. Endofora
c. Indofora
(C)


4. Apa saja yang informasi yang dapat di tulis dari majalah?
a. Tema
b Amanat
c. Judul artikel
(c)


4.      Pokok pembicaraan dan pembahasan setiap bacaan atau wawancara merupakan pengertian dari …
a.      Topik
b.      Narasumber
c.      Narator
(A)


5.      Piranti kohesi yang berhubungan dengan konteks situasional disebut…
a.      Eksosfora
b.      Indosfora
c.      Endofora
(A)


6.      Meotode pidato yang dilakukan dengan membaca naskah disebut…
a.      Metode naskah
b.      Metode serta merta
c.      Metode menghafal
(A)


7.      Lukisan pasarng surut suatu keadaan dengan garis atau gambar disebut…
a.      Kamus
b.      Grafik
c.      Tabel
(B)


8.      Pidato mengandung tiga bagian pokok…
a.      Isi, penutup, tema
b.      Isi, topic, pendahuluan
c.      Pendahuluan, isi penutup
(C)


9.      Tujuan pidato untuk menyenangkan atau menghibur pendengar di sebut?
a.      Persuasif
b.      Instruksi
c.      Rekreatif
(C )


10. Bagian akhir dari kerangka pidato adalah….
A Isi
b. penutup
c. pendahuluan
(B)


11. Cara atau aturan penulisan kata dengan huruf disebut…
a.      Ejaan
b.      Tanda baca
c.      Koma
(A)


12. Berikut adalah hal-hal yang harus ada pada narasumber kecuali…
a.      Cakap dalam menanggapi masalah
b.      Bersikap arif dan bijaksana
c.      Berpakaian modis
(C)

13. Cerpen yang pendek panjangnya berkisar…. Kata
a.      500-700
b.      500-750
c.      500-800
(B)


14. Cerpen sedang panjangnya berkisar antara……sampai….. kata
a.      750-1000
b.      750-900
c.      700-800
(A)


15. Kesesuain antara gerak dengan maksud puisi disebut?
a.      Volum suara
b.      Ekspresi
c.      Intonasi
(B)


16. Cerpen panjang, panjangnya minimal….. kata
a.      1000
b.      1500
c.      1700
(A)


17. Berikut merupakan bagian dari ekspresi, kecuali….
a.      Pantonim
b.      Nada
c.      Mimik
(B)


18. Bagaimana agar cerpen disukai pembaca saat pertama kali melihat?
a.      Bahasanya gaul
b.      Tulisannya unik
c.      Kalimat pembukanya indah
(C )


19. Kata penghubung yang menghubungkan dua unsure atau lebih yang kedudukannya sama atau sederajat di sebut?
a.      kata penghubung koordinatif
b.      kata penghubung subordinatif
c.      kata penghubung koooarsubordinatif
(A)


20. Berikut merupakan contoh kata penghubung subordinatif, kecuali….
a.      Jika
b.      Karena
c.      Melainkan
(C )


21.
Aku inginkan dia mengenalku, membiarkan diriku mengenalnya lebih dalam, membiarkan aku menggenggam erat tangannya, membiarkan aku menikmati setiap senyumnya tetapi tidak, dia selalu menjaga dirinya dengan diriku sehingga aku tak dapat mengenalnya lebih dari sekedar teman diskusi. Entah mengapa semakin hari aku mencoba mendekatinya, semakin menjauh dia dariku, kami tidak pernah biacara tentang hati, hanya teks-teks bacaan yang selalu jadi pokok pembicaraan, mengapa harus seperti ini?
Sudut pandang apakah yang dipakai pada kutipan cerpen di atas?
a.      Orang pertama dalam cerita
b.      Orang ketiga diluar cerita
c.      Orang ketiga pelaku utama
(A)


21. Pada soal nomor 21, apakah yang dirasakan tokoh utama?
a.      Sedih
b.      Kecewa
c.      Putus asa
(A)


22. Membaca sebanyak mungkin teks bacaan yang bertema sama dengan waktu yang singkat di sebut…..
a.      Scanning
b.      Skimming
c.      Ekstensif
(C)


23. Remaja pada umumnya lebih menyukai teenlit, mengapa?
a.      Karena tidak jauh dari kisah percintaan
b.      Bahasa yang di gunakan bahasa remaja
c.      Keduanya benar
(C )


24. Rangkaian peristiwa yang saling berhubungan dan membentuk kesatuan cerita disebut?
a.      Plot
b.      Setting
c.      Tema
(A)


25. Teknik menumukan informasi dari bacaan secara cepat dengan cara menyapu halaman demi halaman secara merata disebut…
a.      Membaca memindai
b.      Membaca biasa
c.      Membaca cepat
(A)


26. Hubungan makna antara kata dengan kata, baris dengan baris dalam puisi disebut….
a.      Nada
b.      Diksi
c.      Korespondensi
(C )


27.
Sampah
Ku tulis sajak tentangnya
Senyumnya begitu mengembang
Pagar-pagar tak membunuh senyumnya

Tiang-tiang itu mengelilinginya
Dia tertawa

Tiang-tiang itu mencegahnya
Dia tertawa

Lembaran-lembaran kertas di berikan
Dia menghirup udara segar
Dia kembali

Sidang-sidang tak lagi penting
Dia melangkah manis

Ku tulis tentangnya
Dia menjadi aktor papan atas
Semua mencarinya
Semua ingin melihatnya

Bukan!
Bukan itu!
Dia tidak lebih baik dari tikus sampah
(Ada pada antologi ‘ketika aku berjalan’ -> FLP lampung terbitan Leutika Prio)

Sesuatu yang dapat kamu tangkap dari puisi di atas adalah….
a.                              Kritik tentang hukum yang amburadul
b.                              Hukum yang tidak berguna
c.                              Hukum dapat dibeli
(A)


28. Tanya jawab antara tokoh masyarakat atau narasumber dengan masyarakat disebut….
d.                              Identifikasi
e.                              Wawancara
f.                                 Berbincang-bincang
(C )


29. Penulisan tanda baca yang tepat adalah….
a. Apakah kamu sudah makan!
B Apakah kamu sudah makan,
c. Apakah kamu sudah makan?
(C )


30. Yang di maksud Me-reproduksi dalam opini adalah….
a. Agar orang dapat membaca dengan santai
b. Tidak semuanya hasil pemikiran sendiri
c. Semua hasil pemikiran sendiri
(B)


31. Tesis dalam essai adalah…
a. Pilihan gagasan yang paling baik
b. Pilihan kata yang paling baik
c. Pilihan kalimat yang paling baik
(A)


32. Ciri-ciri esssai adalah…
a. Berbentuk prosa, singkat, ada gaya pembeda, penulisan selalu tidak utuh namun memenuhi keutuhan penulisan, dan bersifat personal.
b. Argumentatif
c. Berbentuk narasi, singkat, ada gaya pembeda, penulisan selalu tidak utuh namun memenuhi keutuhan penulisan, dan bersifat personal.
(A)


33. Mengapa akan lebih baik jika kita menulis suatu cerpen lalu diendapkan dan pada suatu saat di baca lagi untuk diperbaiki?
A. Supaya penulis menilainya dengan objektif
b. Supaya penulis lebih senang dengan ceritanya
c. Supaya pembaca senang dengan tulisannya
(A)


34. Apakah yang dimaksud subject matter?
a. Suasana sastra
b. Cipta Sastra
c. Sikap penyair
(A)


35.
“Rasanya aku lelah denganmu. Bisakah kamu berfikir tentang itu?” Tanya Ira pada Sanjaya, cowok yang bawel itu.
“Lalu?”
“Mungkin. Kamu tahu bola itu bulat, bumi ini bulat, mungkin jika aku lari, aku bisa kembali disini lagi.” Ira tertawa kecil lalu dia duduk disamping Sanjaya. “Kamu tau bintang itu akan jatuh, lalu manusia meminta permohonan, tapi besok bintang itu akan jatuh dan jatuh lagi. Apa kamu percaya tentang bintang?” Ira tersenyum lagi.
“Aku belum bisa menebak jalan pikiranmu.”
“Jika aku lari mengerjar sebuah mimpi, aku akan lari, aku akan kembali, tapi kadangkala aku tidak ingin kembali.” Katanya memandang Sanjaya. Maksudnya memandang perpisahan pada cowok itu. Dia harus jujur tidak bisa lagi berjalan diatas garis Tuhan yang ini, dia punya garis lain.

Cuplikan dialog pada cerpen diatas adalah dialog antara….
a.      Adik dan kakak yang ingin berpisah
b.      Sepasang kekasih yang baru bertemu tapi akhirnya berpisah lagi untuk selamanya
c.      Sepasang kekasih yang putus tanpa sebab jelas
(B)


36.
Dia duduk, mengambil sebatang coklat dilacinya, meminum segelas kecil wiski dan dia kembali tertawa. Pria itu melukiskan sebuah nama diatas kertas dengan tinta puitihnya, tinta beningnya tanpa wakna. Dia melempar gelas minumannya ke lantai dan dibungnya semua botol-botol minuman dimeja.
Latar pada penggalan cerpen diatas adalah….
a.      Sebuah ruangan
b.      Taman
c.      Kebun Raya
(A)


37. Tujuan pidato adalah…
a. Bersenang-senang
b  Memotivasi
c. Menjerusmuskan
(B)


38. Metode impromptu dalam pidato adalah….
a. Spontan
b. Hafalan
c. Naskah
(A)


39.             Tujuan pidato untuk menyenangkan atau menghibur pendengar di sebut?
d.      Persuasif
e.      Instruksi
f.         Rekreatif
(C )


40.                         Bagian akhir dari kerangka pidato adalah….
a. Isi
b. penutup
c. pendahuluan
(B)


Jumat, 10 Februari 2012

10 februari 2012 - jumat #diary

nyokap gue pernah bilang : "Kalo temenan, punya temen itu sama orang yang terbuka atau seenggaknya orang yang jujur. Jangan temenen sama orang yang pendiem banget nanti bahaya karena nggak tau apa yang ada di pikiran orang itu."

Terus gue cuma senyum-senyum aja, omongan nyokap gue rada aneh.

nyokap gue pernah bilang juga : "Jangan temenan sama anak yang nakal-bermasalah-tukang cari masalah nanti nggak dapet hal positif."

terus gue mikir dan mikir lagi.

- Tentang omongan nyokap gue yang pertama. Menurut gue sih asik - nggak asik punya temen pendiem. Ya gue punya beberapa temen pendiem tapi mereka terbuka tentang kepribadian mereka jadi ya gue santai-santai aja. Orang pendiem itu baik menurut gue, ramahnya juga lumayan, dan ya pastinya rada alimlah. Positif kan?
Tapi ada juga yang diem-diem dendem. Maksud gue, dia kadang di kongek diem, ada masalah diem, ini itu diem, mungkin sekarat pun diem. Bagi gue orang kayak gini bukan dia nggak mau nyusahin orang laen tapi sifatnya yang beginilah yang nyusahin. Faktanya, liat aja berita2 di TV. Ada mbak2 ngebunuh adeknya sendiri karena dendem, nah si mbaknya itu pendiem abis, ya tapi sama adeknya toak keluar melulu. Beda jauh banget ya? itu cuma satu contoh, byak contoh laennya.
Nah diem/pendiem itu banyak loh. Ada yang diem karena dia emang kalem, ada yang diem cuma mau di pandang baek padahal di belakangnya buset dah gila sarap kelakuannya, ada yang diem karena takut, ada yang diem karena pengen di bilang kalem padahal aslinya pendendem dan dia ngebalesnya pake sok ke-kalemannya padahal ngejatohin.
HANAH, jadi gimana ini?
oke, soal diem dan diem dan orang pendiem. Gue sih ambil simpelnya aja, gue ambil ringkasnya, bertemen itu boleh sama siapa aja tapi tetep hati-hati. Guru sastra gue pernah bilang : temen/sahabat itu adalah teman hidup terbaik tapi kadang bisa jadi orang jahat tanpa di sadari. Dan waktu itu gue belum banyak mikir tapi lama-lama-lama semakin gue beranjak dewas, sekarang sih baru 16 tahun. Omongan nyokap dan guru gue mulai dah melayang2 di kepala gue tentang memilih temen.

Berhubung gue orangnya jujur, malah kelewat jujur. suka sama orang jujur, nggak suka juga jujur, benci sama orang pun jujur. sampe temen2 gue bilang : "Lo ini kalo nggak suka sama orang ketara bener malah langsung ngomong" dan gue jawab "jujur kan lebih baik dari pada gue ngomongin di belakang, mending di depan matanya langsung dah"

dan karena gue orangnya kadang ceplas-ceplos nggak jelas, disinilah gue nemuin berbagai sifat-karakter-tingkah-perilaku manusia yang gue temuin.

gue pernah nemuin
- seorang cewek yang baik, pengertian, ramah, bisa jaga rahasia, tapi di ajak maen kadang ngebetein alias tukang nyeramahin
- seorang cewek yang rame, asik, nyenengin di ajak maen, hidupnya happy2 melulu tanpa beban tapi paling males balajar
- seorang cowok yang urakan, nakal, tukang cari masalah, suka gangguin orang tapi sama setia kawan dan rela ngelakuin apa aja demi kebersamaan
- seorang cewek yang pendiem, kalem, tapi menghayutkan
- seorang cowok yang pinter, ramah, baik tapi kalo sekali marah mulutnya kayak cewek
- seorang cewek yang pendiem, manis, kalem tapi ngejatohin orang dengan fitnahnya tapi orang yang nggak tau mah nggak bakal percaya karena dia ketara kalem.
- seorang cewek yang baik hati, pendiem, kalem, ramah, pinter, pengertian, dan di jatohin sahabatnya berkali-kali tetep aja nerima. Buset dah tabah banget yang ini
- seorang cowok yang suka nyakitin cewek, temen-temennya, tapi kalo udah bersangkutan sama keluarga dia langsung diem tecup
- seorang cewek yang rame, baik, ramah, seru, terbuka padahal hatinya rapuh banget cuma dia nutupin itu semua
- Dan seterusnya

mikir ulang dah gue, sifat orang itu beda-beda, tergantung kita bisa memposisikan diri kita ajasih menurut gue. Gue sih mau punya temen kayak mana aja terserah selama itu nggak merugikan gue dan nggak ngeganggu hidup gue. Mau dia nakal, mau dia tukang fitnah, mau dia baik, mau dia jahat bahkan dia pembunuh atau koruptor juga masabodo amat gue mah. Toh itu udah jadi takdir sifat dan kelakuannya kayak gitu TAPI yang penting jangan ganggu dan ngusik hidup gue. Sekali ngusik hidup gue, 10 kali gue usik hidup dia. haha gila

tapi tapi tapi dan tapiii, saat gue bilang kayak gitu, eh ada satu hal yang meluncur di otak gue lagi. Misalkan dia nggak ngerugiin gue dalam hal apapun tapi ternyata orang laen di rugiin, eh gimana-gimana gue juga dongkol. Kenapa? karena gue pernah punya temen, ya gue tau anaknya suka ngejatohin orang laen tapi sih gue masabodo amat karena dia nggak ngejelekin gue, santai bro tapi lama dan lama dan lama-lama dia pelan2 ngejelekin gue juga daan yaa untung sahabat2 gue ngingetin gue. Nah sejak itu gue ANTI banget ngenal ini manusia. gue nggak musuhin dia krn musuan itu dosa tapi gue nganggep nggak kenal.


intinya...
berteman itu sih boleh sama siapa saja, mau sama orang baek atau jahat nggak masalah yang penting kita tetep jaga-jaga biar itu manusia nggak ngejatohin kita. Terus yang jelas jangan dah percaya banget sama orang, percaya aja sama Allah atau yang kuasa, sama HATI sendiri, dan sama keluarga, sisanya belakangan dah


nah jadi tentang omongan nyokap gue ini dan itu sebenernya bener dan nggak salah. Gue baru sadar, nyokap gue bukan ngelarang temenan sama manusia ini atau itu tapi nyokap gue nyuruh gue belajar tentang karakter orang dan dimana gue bisa menempatkan diri.

kata temen gue : "jangan buat orang benci dan dendem sama kita karena saat dia mau bales dendem bakal gawat. Iya kalo dia ngajak berantem apa ribut, nah kalo nyantet kan gawat."Dan gue langsung dan mikir, oke nggak masalah karena gue juga berteman dgn siapa aja. Dan untungnya temen2 satu sekolah gue terutamanya, mereka tau sifat gue agak2 stres dan suka senyum2 sendiri. bukan gue gila tapi ya nggak tau kenapa aja dgn senyum, beban di kepala gue ilang gitu aja. Dan untungnya dgn hal itu, gue ngomong atau ngongek org juga, org nggak tersinggung kecuali kalo gue kesel sama orang baru dah nggak salah-salah ngomongnya, terang2ngan gua coy.


eh ini cuma curhat yang pada FAKTAnya belum terbukti. CUMA curhatan gue, opini gue, dll, santai ya bro, jangan ada yang tersinggung dengan omongan gue ^_^ ok oke?








Kamis, 09 Februari 2012

Pengertian FRUSTASI versi gue

Kalo dari artikel yang gue baca -->
Frustasi adalah sebagai keadaan dimana seseorang sedang kalut, terlalu banyaknya masalah, tekanan ataupun lainnya, sehingga tidak dapat menyelesaikannya, yang hamper sama dengan stress, akan tetapi tidak bias disamakan oleh pengertian putus asa. Akan tetapi dapat juga diartikan sebagai suatu keadaan yang dialami seseorang, ketika keinginanya tidak dapat tercapai atau terganjal untuk dapat terealisasikan atau bisa juga cita-cita atau keinginanya terhalang sehingga tidak dapat terwujud. Dalam hal ini halangan tersebut berasal dari berbagai factor, seperti dari keterbatasan fisik atau psikis.

TAPI 

Menurut gue, frustasi itu keadaan dimana otak itu lagi kebakaran. Maksud gue bukan kebakaran api loh. Tapi kabel-kabel yang nyambung di otak itu lagi pada di makan tikus terus kepala rasanya sakit tapi nggak tau juga mau ngapain. Dan frustasi itu bukan karena beberapa faktor tapi karena berbagai faktor yang ngebuat otak ini hampir 30 persen agak kayak orang gila. Haha yang jelas nggak sampe 100 persen coy.
Defense Mechanism (Reaksi mekanistis)
Seseorang yang mengalami frustasi akan bereaksi secara tidak sadar untuk mengurangi tekanan batin yang menimbulkan rasa sakit atau stress. Reaksi itu disebut defense mechanism. Dengan reaksi, ia sebenarnya berusaha mempertahankan harga dirinya dari realita yang ia hadapi.
Reaksi mekanistis dapat dibagi menjadi tiga bentuk pokok perilaku dalam upaya penyesuaian, yaitu:


1. Aggressive Reaction (Reaksi menyerang/menyakiti)
Seseorang yang frustasi bisa melakukan tindak menyerang, baik terhadap objek penghalang penyebab frustasi atau terhadap objek pengganti. Dalam hal ini jika tindakan menyerang berlangsung dalam jangka waktu lama, maka akan mendapat respon yang tidak baik.

--> Ya emang saat orang ngalamin frustasi pasti rasanya pengen marah, bukan nangis, kalo nangis mah galau namanya. Saat pengen marah pasti nyari pelampiasan dan kalo gue sih pelampiasannya ke temen-temen gue. Untung aja temen-temen gue memaklumi otak gue yang lagi agak-agak. Jadi frustasi itu sebenernya antara ngerugiin dan nguntungin. Kenapa? ya karena saat ngelampiasin itu hati jadi lega tapi yang jadi tempat pelampiasan kan kasian. hahaha


2. Withdrawal reaction (reaksi menghindar)
Reaksi menghindar dibagi menjadi tiga, yaitu:
o Repression
Represi adalah proses peminggiran dari kesadaran, pikiran maupun perasaan yang menimbulkan kepedihan, rasa malu, atau bersalah.
o Fantasy
Ketika hasrat terganjal oleh realita, orang itu boleh jadi lari ke dunia khayal yang bisa memuaskan keinginanya yang terhalang.
o Regression
Di dalam regresi seseorang melarikan diri dari realita yang menyakitkan dan dari tanggung jawab yang diembannya menuju kearah keberadaan masa kanak-kanaknya yang terlindungi. Orang itu kembali ke kebiaan lamanya dalam upaya penyesuaian diri agar terlepas dari kepenatan batinnya seperti ; menangis, mencibirkan bibir seperti yang biasa anak-anak lakukan, atau perilaku yang minta diperhatikan, dan lain-lain yang dulu pernah dikerjakn pada masa kanak-kanak.

--> kalo yang ini sih gue nggak setuju. Masa lagi dan ngehindar? pengecut mah itu namanya. Tapi pada faktanya sih memang banyak orang yang frustasi kaya.k gini kecuali gue, kalo gue ya kayak yang pertama tadi, lebih menguntungkan.


3. Compromise Reactions (Reaksi kompromistis)
Di sini individu harus menyerah kepada suasana yang mengancam atau tidak megenakkan sebagai akibat frustasi, tetapi tanpa harus menyerah total sehingga tujuan yang diimpikan tetap bisa terealisasi.

--> Nah yang ini gue juga nggak setuju. kenapa? ya pokoknya nggak setuju aja.



JADI, 
menurut gue dan hanya menurut gue aja ini, frusasi itu keadaan dimana kabel-kabel di otak gue itu putus atau lagi di maka tikus dan akhirnya timbullah keadaan dimana gue agak-agak stres (bukan stres beneran coy). Tapi gue bersyukur kalo misalkan ada masalah atau nilai gue kecil dan  gue merasa frustasi, berarti gue masih normal. hahaha kan aneh ya pemikiran gue?
terus saat frustasi itu ya gue lebih suka bilang sama temen2 sekelas gue "Woy gua frustasi, jangan ganggu gue, yang ganggu jangan salahin kalo gue ngoceh nggak ada batesnya." sambil senyum2 gitu dan pasti sekelas cuma ngakak aja. 
hanah sebenernya kalo kayak gitu sih bukan frustasi tapi bodolah, gue maunya frustasi itu kayak gitu aja karena yang simpel2 aja buat otak paleng apalagi lebih dari itu. Mati kali gue




 

curhat aja

POSTINGAN INI TELAH DI HAPUS


MOHON MAAF

Earning Per Share

a.      Definisi Earning Per Share Earning Per Share (EPS) atau pendapatan perlembar saham adalah bentuk pemberian keuntungan yang diberik...